RAIH WTP 5 KALI BERUNTUN- Ketua DPRD Apresiasi Kinerja Pemprov Kalteng

  • Whatsapp
RAIH WTP 5 KALI BERUNTUN- Ketua DPRD Apresiasi Kinerja Pemprov Kalteng
Ketua DPRD Provinsi Kalteng Wiyatno
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam meningkatkan kinerja, tidak lepas dari berbagai koordinasi dengan instansi terkait. Terutama mengenai perencanaan, anggaran sampai pelaksanaan, sehingga dapat melakukan penanganan sistem keuangan dan aset yang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI).

Bukan hanya itu, WTP yang didapatkan 5 kali beruntun sejak 2016-2020. Ini menunjukkan hal terbaik Pemprov Kalteng untuk mempertahankan kinerja agar di tahun 2021 dapat kembali meraih WTP.

Apresiasi ini disampaikan Ketua DPRD Kalteng Wiyatno saat dibincangi di Gedung Dewan, Kamis (26/11/2020). Dalam kesempatan itu, dia juga mendorong Pemprov Kalteng untuk terus meningkatkan kinerja dalam pengelolaan keuangan dan aset, sehingga pembangunan di Kalteng lebih baik lagi.

“Kami mengapresiasi kinerja Pemprov, kami dari dewan juga berharap Pemprov untuk dapat kembali meraih hasil WTP di tahun 2021. Lima kali berturut-turut mendapatkan WTP itu tidak gampang, dan tim Pemprov sudah luar biasa. Ini harus lebih baik lagi ke depannya dalam peningkatan kinerja,” kata Wiyatno.

Politikus dari PDI Perjuangan ini menyebutkan, berbagai program yang telah disusun untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan di tahun 2021 juga harus terus dilakukan pengawasan. Baik keuangan dan program agar pelaksanaan pembangunan dapat lebih baik lagi dalam rangka mewujudkan masyarakat Kalteng yang semakin sejahtera.

“Tingkatkan kinerja, tingkatkan pengawasan, sehingga berbagai program mulai dari perencanaan, sampai pelaksanaan pembangunan dapat tertata dengan baik dan terkontrol serta terealisasi untuk masyarakat luas,” harap wakil rakyat dari Daerah Pemilihan V, meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau ini. sgh

iklan atas

Pos terkait

iklan atas