UPR Perketat Penerapan Prokes di Lingkungan Kampus

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Dalam rangka mencegah dan memutus manta rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan Rektorat, Universitas Palangka Raya (UPR), menerbitkan edaran terkait prosedur masuk gedung Rektorat universitas terbesar dan tertua di Kalimantan Tengah (Kalteng) tersebut.

Dibincangi oleh Tabengan, Selasa (24/11/2020), Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi mengatakan bahwa Surat Edaran (SE) tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Rektor UPR Nomor 5628/UN24/TU/2020, tentang Lockdown Terbatas di Lingkungan UPR.

“Itu sebagai tindak lanjut kita dari Surat Rektor UPR kemarin tentang Lockdown Terbatas lingkungan UPR, dalam rangka mencegah penyebaran Covid19 ini,” ujarnya.

Dikatakannya, pada SE bernomor 5663/UN24/TU/2020, tanggal 23 November 2020, yang ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Hukum, Organisasi, SDM, dan Kemahasiswaan Prof Dr Suandi Sidauruk MPd, disebutkan bahwa pegawai  dan  tamu  pada  gedung  Rektorat  UPR,  wajib masuk dan  keluar  melalui  pintu utama.

“Selain  pintu  utama,  seluruh  pintu  masuk  gedung  Rektorat  UPR  wajib  dikunci, baik pada jam kerja ataupun bukan jam kerja. Pegawai  dan  tamu  yang  akan  masuk  gedung  Rektorat UPR, juga wajib  melaksanakan protokol  kesehatan (Prokes), di antaranya memakai masker/faceshield,  cuci  tangan,  cek  suhu  badan, dan physical distancing. Jika ada pegawai kita maupun tamu yang memiliki suhu tubuh di atas 37,5° C, maka tidak diperkenankan masuk,” ungkap Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng ini.

Selain itu, sambungnya, petugas  keamanan  yang  melakukan  pemeriksaan  di pintu masuk gedung Rektorat UPT pun akan dilengkapi  dengan alat  pelindung  diri (APD) seperti masker/faceshield dan sarung tangan.

“Pokoknya semua orang baik itu pegawai kita, tamu dan petugas pemeriksaan, harus mengikuti Prokes Covid-19. Jangan sampai muncul klaster baru lagi, khususnya di UPR,” tutup Andrie. bob

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas