PILKADA KOTIM – Paslon Harus Tunjukkan Hasil Rapid Tes

  • Whatsapp
PILKADA KOTIM - Paslon Harus Tunjukkan Hasil Rapid Tes
SIAP - Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kotim yang akan hadir pada debat pada Senin 23 November mendatang pukul 19.00 WIB. TABENGAN/SITIMEWA
iklan atas

SAMPIT/TABENGAN.COM- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sangat membatasi peserta yang akan hadir pada  kegiatan debat publik akan dilaksanakan pada Senin 23 November mendatang pukul 19.00 WIB. Bahkan disepakati pada saat debat nanti hanya akan dihadiri oleh empat pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kotim, 2 orang dari Bawaslu Kotim dan sisanya dari tim KPU Kotim.

Ketua KPU Kotim Siti Fathonah Purnaningsih mengatakan sesuai Peraturan KPU terutama pada masa pandemi Covid-19, peserta yang hadir pada saat debat publik dibatasi. Bahkan semua paslon diharuskan menunjukan surat hasil rapid tes sebelum menghadiri kegiatan.

“Semua paslon kami minta hasil pemeriksaan rapid tesnya. Semoga semua nanti hasilnya non reaktif,” ujarnya Kamis (19/11/2020) malam.

Menurut Siti, selain itu pihaknya juga melarang tim sukses atau tim pendukung paslon hadir pada kegiatan debat publik yang rencananya akan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Sampit itu. Pihaknya menyarankan agar para tim pendukung dapat menyaksikan secara mandiri pada tayangan siaran langsung di tv lokal Hayat TV. Selain itu pihaknya juga akan menyiarkan secara langsung di media sosial milik KPU Kotim melalui Facebokk, Instagram dan juga Channel Youtube.Ia juga mengimbau jika tim pendukung paslon melaksanakan nonton bareng di masing-masing posko pemenangan hendaknya tetap melaksanakan dengan tertib menjalankan protokol kesehatan yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan juga mencuci tangan.

“Kami tentunya akan menyebarluaskan tayangan debat melalui semua media sosial kami, sehingga silahkan masyarakat serta tim pendukung menyaksikan masing-masing secara mandiri,” ujarnya.

Selain itu pada debat publik nanti, menurut Siti pihaknya akan menghadirkan panelis dari para akademisi yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Universitas Palangka Raya dan IAIN Palangka Raya. Tema debat yang akan diangkat nantinya yakni meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat dalam menyelesaikan persoalan daerah Kotim di masa pandemi Covid-19.

Disampaikan Siti, saat ini pihaknya sudah melakukan koordinasi ketiga persiapan debat publik bersama tim paslon. Tim panelis sudah menyampaikan informasi terkait rundown kegiatan termasuk apa saja yang perlu di persiapkan oleh masing-masing paslon.

Pihaknya juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi mengajukan usulan pertanyaan yang disampaikan via online yakni melalui aplikasi whatsapp dan juga link bit.ly/masyarakatkotimbertanya.

“Untuk pengajuan pertanyaan sudah ada beberapa yang masuk dan sudah kita serahkan ke tim panelis, kita tunggu saja saat pelaksanaan nanti yang pasti semua sudah matang,” katanya. c-may

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas