Wali Kota Daftarkan 1850 Honorer Pemkot ke BPJS Ketenagakerjaan

  • Whatsapp
Wali Kota Daftarkan 1850 Honorer Pemkot  ke BPJS Ketenagakerjaan
1850 Honorer  Pemkot Palangka Raya akan dapat Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian  BPJS Ketenagakerjaan
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Sebanyak 1850 Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau honorer di Pemerintah Kota (Pemkot)Palangka Raya akan didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

Hal itu setelah Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mendaftarkan secara langsung para PTT atau Honorer tersebut melalui penandatanganan MoU dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan.

“Alhamdulilah dengan adanya penandatanganan MoU yang kami lakukan bersama pihak BPJS Ketenagakerjaan sudah dilakukan,” katanya, Rabu (18/11/2020) di GPU Palampang Tarung Palangka Raya.

Adapun perjanjian kerja sama ini untuk melaksanakan amanat UU No. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan perundang-undangan turunannya yg diatur di UU No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dengan mengoptimalkan penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan di daerah bagi Tenaga Kontrak atau Pegawai Tidak Tetap (PTT) pemerintah kota.

“Kami selaku pemberi kerja bersedia untuk melaksanakan kewajiban dalam hal mendaftar dan membayar iuran jaminan sosial ketenagakerjaan bagi setiap tenaga kontrak sebagai salah satu kebutuhan dan perlindungan dasar yang layak,” kata Fairid.

“Ada 2 jaminan yang diberikan yakni JKK dan JKM diberikan untuk semua pegawai kontrak / PTT,” ucapnya.

Jaminan kecelakaan kerja akan ditanggung biaya perobatannya sampai sembuh total. Sedangkan untuk jaminan kematian akan diberikan secara langsung uang tunai senilai Rp 42 Juta.

Adapun besaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi PTT dan Honorer tersebut adalah Rp10.000 per orang dan iuran tersebut seluruhnya dibayarkan oleh Pemko Palangka Raya kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan setiap bulannya.

Sementara itu Kepala BPJAMSOSTEK Palangka Raya Royyan Huda menyampaikan apresiasinya terhadap Pemkot Palangka Raya atas segenap dukungannya dalam menyukseskan perlindungan jaminan social ketenagakerjaan bagi Tenaga Kontrak atau Pegawai Tidak Tetap di jajaran Pemkot  Palangka Raya.

Royyan juga menyampaikan perihal kenaikan manfaat  sesuai PP Nomor 82 tahun 2019 tentang Perubahan Atas PP Nomor 44 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bertujuan untuk meningkatkan pelayanan serta kesejahteraan peserta jaminan sosial ketenagakerjaan khususnya peningkatan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Untuk manfaat santunan kematian, dari 24 Juta naik menjadi 42 Juta (naik 75 persen) kemudian manfaat beasiswa dari TK sampai dengan perguruan tinggi dari 12 Juta naik menjadi 174 Juta (naik 1350 persen). Untuk manfaat jaminan kecelakaan kerja ada layanan homecare sebesar Rp 20 Juta. Semua kenaikan manfaat ini tidak diikuti dengan kenaikan iuran, karena iurannya tetap sama.

Dalam kondisi pandemi covid-19 ini, sebagai rasa empati Pemerintah RI maka dikeluarkan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2020 tentang penyesuaian iuran program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan selama bencana non alam penyebaran COVID-19, dimana pihak peserta BPJS Ketenagakerjaan baik Pemerintah Kab/Kota maupun perusahaan untuk iuran JKK dan JKM hanya membayar 1 persen saja, relaksasi iuran ini berlaku sejak Agustus 2020 sd Januari 2021, tutup Royyan. dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas