Rektor Harapkan Jurnal Akademik Dapat Secara Rutin Diperbarui

  • Whatsapp
Rektor Harapkan Jurnal Akademik Dapat Secara Rutin Diperbarui
Rektor UPR, Dr Andrie Elia SE MSi,
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Dr Andrie Elia SE MSi, mengimbau kepada setiap Dosen yang bergelar Profesor, Doktor maupun peneliti dilingkungan Civitas Akademika UPR mulai dari Fakultas hingga Prodi-Prodi UPR, agar dapat senantiasa memperbarui jurnal akademik mereka, melalui website resmi UPR yakni https://e-journal.upr.ac.id/.

Hal ini disampaikannya ketika dibincangi oleh Tabengan melalui sambungan Whatsapp pribadinya, Kamis (19/11/2020).

“Jurnal Online UPR itu merupakan sistem penerbitan jurnal akademik secara online, berbasis Open Journal System yang diterbitkan oleh Universitas kita. Ya isi nya itu harapannya dapat di update secara rutin dengan jurnal baru hasil penelitian Profesor, Doktor dan peneliti di lingkungan UPR ini,” ujar Andrie.

Andrie pun menjelaskan bahwa di dalam halaman website Jurnal Online UPR, menampilkan banyak karya ilmiah dari para dosen UPR dan itu dapat diakses secara luas. Bahkan, sambungnya, ada yang menggunakan jurnal tersebut sebagai bahan penelitian dan penerapan.

“Jurnal ilmiah di website kita itu memuat karya tulis ilmiah yang secara nyata mengandung data dan informasi yang mengajukan ilmu pengetahuan, itu semua ditulis sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan ilmiah serta diterbitkan secara berkala. Dengan semakin banyaknya Jurnal yang diterbitkan, maka tentu akan semakin berkembang pula ilmu pengetahuan itu sendiri,” terang pria yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah (Kalteng) ini.

Selain kepada Dosen dan peneliti, dirinya juga menghimbau secara khusus kepada mahasiswa Sarjana (S1), agar dapat membaca Jurnal ilmiah di website tersebut, karena dapat menambah wawasan mereka.

“Selain bisa menambah wawasan mahasiswa S1 kita, jurnal itu juga bisa sebagai modal pengembangan pengetahuan mereka, apalagi bagi yang berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang gelar hingga guru besar,” pungkas Andrie. bob

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas