Era Sugianto-Habib, Ketahanan Pangan Raih Penghargaan Nasional

  • Whatsapp
Era Sugianto-Habib, Ketahanan Pangan Raih Penghargaan Nasional
KEBERHASILAN- Selama pemerintahan Sugianto Sabran-Habib Ismail, program ketahanan pangan di Kalteng mendapatkan penghargaan nasional. ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Sejak 2016 silam, berbagai program prioritas dicanangkan di era pemerintahan Sugianto Sabran-Habib Ismail Bin Yahya. Salah satunya, kelangsungan ketahanan pangan dengan berbagai program seperti peningkatan cocok tanam. Hal tersebut diterapkan di masyarakat dengan bantuan program Pemprov Kalteng.

Keberhasilan yang juga mencolok, seperti penghargaan Satya Lencana kepada H Sugianto Sabran dalam peran sebagai kepala daerah dalam membantu geliat pertanian daerah.

Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Pangan (TPHP) Kalteng Hj Sunarti, beberapa apresiasi juga diberikan seperti dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang mengapresiasi dan menginstruksikan pengembangan food estate di Kalteng.

Bahkan, menjadi percontohan nasional, yang juga membuat Menteri Pertanian dan lainnya, optimis Kalteng dapat sukses dalam pelaksanaan food estate.

Food estate tersebut terintegrasi dengan kawasan pengembangan dan ketahanan pangan sektor pertanian lainnya. Dan memang, sudah sejak 2017, pengusulan food estate kepada presiden mengenai peningkatan pertanian di Kalteng, hingga dapat terealisasi di tahun 2020,” ujarnya.

Wanita murah senyum itu menambahkan, Kalteng juga beberapa tahun ini berprestasi dalam menghasilkan padi organik yang sudah disertifikasi daerah. Intinya produk padi dan beras di berbagai daerah akan menjadi sangat baik, dan memiliki brand tersendiri.

Swasembada daging juga mengalami perkembangan cukup baik. Misalnya, dengan adanya program integrasi ternak yang meningkatkan program peternakan dalam membantu masyarakat. Tindak lanjut tersebut juga terus pihaknya dorong agar lebih optimal.

“Kami juga membantu masyarakat untuk pertanian, seperti adanya bantuan penggilingan padi modern dengan penggunaan sistem yang lebih canggih, seperti di Pulang Pisau, Barsel hingga Bartim. Intinya pelaksanaannya beberapa tahun terakhir sudah berjalan baik dan masyarakat juga terbantu,” ujarnya. drn

 

 

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas