Sewa Asrama di Luar Kalteng Jangan Memberatkan

  • Whatsapp
Sewa Asrama di Luar Kalteng Jangan Memberatkan
Ketua Komisi I DPRD Kalteng, bidang Hukum, Anggaran dan Pemerintahan, Y Freddy Ering
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Jajaran DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov), agar dalam menarik biaya sewa asrama tidak sampai memberatkan Mahasiswa, khususnya bagi mereka yang tinggal di asrama di luar Kalteng.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Kalteng, yang membidangi Hukum, Anggaran dan Pemerintahan, Y Freddy Ering, dengan biaya sewa asrama saat ini, yang berkisar Rp450 ribu per bulan, tentunya cukup berat bagi para Mahasiswa. Mengingat selain membayar biaya asrama, Mahasiswa juga harus menanggung beban keperluan sehari-hari dan biaya perkuliahan.

“Dulunya biaya sewa sekitar kurang lebih Rp450 ribu perbulan, itu dirasa cukup berat bagi Mahasiswa. Karena keperluan atau uang mereka tidak hanya untuk bayar sewa tapi juga untuk keperluan hari-hari dan biaya uang kuliah,” kata Freddy, kepada Tabengan, melalui pesan WhatsApp, Selasa (17/11/2020).

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau (Pulpis) ini juga mengungkapkan, bahwa saat pertemuan dengan Mahasiswa di Yogyakarta beberapa waktu lalu, pihaknya memahami agar biaya sewa diturunkan sehingga dirasa tidak memberatkan.

“Saat kunjungan meninjau asrama dan berdialog dengan Mahasiswa Kalteng disana, untuk membahas besaran retribusi asrama dan kami sepakat DPRD Kalteng akan mengakomodir aspirasi atau keinginan mereka agar besaran retribusi asrama itu hanya sekitar Rp150-250 ribu perbulannya. Jadi tidak ada lagi angka yang paten atau harga mati, seperti sebelumnya yang mencapai kurang lebih Rp450 ribu,” terangnya.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga mengatakan, biaya sewa atau restribusi tentunya masuk kedalam Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang nantinya kembali juga untuk biaya perawatan, pemeliharaan dan perlengkapan asrama tersebut juga.

Senada Anggota Komisi I DPRD Kalteng, H Sugiyarto juga sepakat, agar pengelolaan asrama Mahasiwa kedepan dikelola secara baik dan profesional, tanpa harus memberatkan Mahasiswa, sebagai generasi penerus pembangunan di Kalteng.

“Memang salah satu tujuan adanya asrama Kalteng di luar daerah, tentunya untuk memberikan tempat yang aman dan nyaman bagi putra-putri kita asal Kalteng sekolah di luar daerah. Harapannya kelak merekalah sebagai penerus pembangunan di daerahnya,” cetusnya.

Bahkan politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini juga setuju agar biaya sewa bisa diringankan. Terlebih pada kondisi masyarakat yang menghadapi ekonomi yang cukup sulit saat pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 saat ini.

“Setuju agar biaya sewa asrama diturunkan, untuk meringankan biaya sekolah bagi putra-putri kita yang sekolah di luar daerah,” pungkasnya. sgh

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas