Teras Yakin Bawaslu Berani Tegakkan Aturan Pilkada

  • Whatsapp
Teras Yakin Bawaslu Berani Tegakkan Aturan Pilkada
RESES- Senator DPD RI Dapil Kalteng Agustin Teras Narang saat reses virtual dengan komisioner Bawaslu Kalteng, Senin (16/11/2020). TABENGAN/ADINATA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Senator DPD RI Dapil Kalteng Agustin Teras Narang yakin seluruh komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalteng berani menegakkan aturan sebagai pengawas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang.

Demikian tanggapan Teras usai mendengarkan pemaparan dari Ketua Bawaslu Kalteng Satriadi dan komisioner lainnya pada saat reses perseorangan melalui virtual di ruang pertemuan Gedung Bawaslu Kalteng, Senin (16/11/2020).

“Memang praktiknya di lapangan tidak mudah. Namun, saya yakin Bawaslu Kalteng tidak akan mundur dalam melaksanakan tugas pengawasan dan menegakkan aturan dalam Pilkada Kalteng,” ucapnya.

Teras mengingatkan bahwa terlaksananya Pilkada secara fair atau adil bukan hanya tanggung jawab penyelenggara Pemilu, terkhusus Bawaslu dan KPU, tapi juga semua elemen masyarakat. Apalagi Pilkada kali ini dilaksanakan di saat pandemi virus Corona atau Covid-19, dan vaksinnya masih dalam proses uji coba.

Diakui mantan Gubernur Kalteng, dalam menegakkan aturan memang tidak mudah. Berbagai kendala di lapangan pasti dihadapi Bawaslu, misalnya menertibkan baliho pasangan calon yang dianggap melanggar aturan.

“Ini saya kira menjadi satu tugas berat. Tapi, kendatipun berat, saya mengapresiasi apa yang sudah, sedang dan akan dilakukan Bawaslu Kalteng. Sekarang ini tinggal bagaimana selalu konsistensi dalam pelaksanaannya sebagai pihak yang mengawasi,” harapnya.

Namun demikian, Teras juga mengapresiasi yang sudah dilakukan pihak Bawaslu selama proses persiapan Pilkada. Termasuk upaya menertibkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam mendukung salah pasangan calon.

“Tentu ini jadi perhatian karena ASN. Apalagi KemenPAN RB merupakan mitra kerja kami di Komite 1 DPD RI. Jadi, Kami sangat peduli sekali soal netralitas ASN ini,” sebut Teras.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kalteng Satriadi mengaku selama pandemi Covid-19 menjadi salah satu kendala yang cukup berat dihadapi pihaknya dalam melaksanakan tugas menerapkan aturan yang ada.

Satriadi menyebut, di satu sisi, dalam pelaksanaan pesta demokrasi para pasangan calon berupaya menarik simpati masyarakat sebanyak-banyaknya, namun sisi lainnya hal itu tidak bisa dilakukan karena ada larangan mengumpulkan orang banyak di masa pandemi.

“Karena pandemi semua dibatasi tidak boleh membuat ada kerumunan massa di tempat umum. Kampanye dibatasi hanya di ruangan dengan jumlah maksimal 50 orang. Tetapi saat paslon blusukan ke pasar terkadang juga menimbulkan kerumunan massa,” ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya akan berupaya melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan aturan, termasuk menerapkan protokol kesehatan bagi para anggota Bawaslu yang bertugas di lapangan. adn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas