Hidup Sebatang Kara, Jaini Ditemukan jadi Mayat

  • Whatsapp
Hidup Sebatang Kara, Jaini Ditemukan jadi Mayat
EVAKUASI - Jenazah Jaini (55) saat dievakuasi menuju rumah sakit untuk menjalani visum et repertum, Senin (16/11/2020). TABENGAN/FERY Hidup Sebatang Kara, Jaini Ditemukan jadi Mayat PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM - Warga Jalan Yogyakarta Blok AI Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, dikagetkan dengan ditemukannya sesosok pria sudah tidak bernyawa di dalam rumahnya, Senin (16/11/2020) siang. Jaini (55), ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi telentang di tempat tidurnya. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga lahan dan penjual angin-angin terbuat dari semen tersebut diduga kuat meninggal dunia karena sakit yang dideritanya. Hal ini sejalan dengan temuan sejumlah obat yang ditemukan tim identifikasi Polresta Palangka Raya saat melakukan evakuasi. Arniansyah, Ketua RT setempat, menerangkan jika kondisi Jaini yang ditemukan tidak bernyawa bermula saat Ia dihubungi oleh Said Abdul Rahman selaku pemilik rumah untuk mencari korban. Saat itu korban sudah dua hari tidak bisa dihubungi. Mendapat informasi, Ia pun bersama warga mendobrak pintu rumah dan menemukan korban sudah tidak bernyawa. "Kalau korban itu baru setahunan tinggal di sini. Keluarganya ada di Pulang Pisau," katanya saat di lokasi penemuan. Sedangkan Kapolsek Pahandut Kompol Edia Sutaata, menjelaskan usai dievakuasi jenazah korban dibawa ke RSUD Doris Sylvanus untuk dilakulan visum et repertum. "Penyebab kematian masih belum diketahui. Kita masih menunggu hasil visum dari dokter forensik," tuturnya. fwa
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Warga Jalan Yogyakarta Blok AI Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, dikagetkan dengan ditemukannya sesosok pria sudah tidak bernyawa di dalam rumahnya, Senin (16/11/2020) siang.  Jaini (55), ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi telentang di tempat tidurnya. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga lahan dan penjual angin-angin terbuat dari semen tersebut diduga kuat meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.

Hal ini sejalan dengan temuan sejumlah obat yang ditemukan tim identifikasi Polresta Palangka Raya saat melakukan evakuasi.  Arniansyah, Ketua RT setempat, menerangkan jika kondisi Jaini yang ditemukan tidak bernyawa bermula saat Ia dihubungi oleh Said Abdul Rahman selaku pemilik rumah untuk mencari korban.

Saat itu korban sudah dua hari tidak bisa dihubungi. Mendapat informasi, Ia pun bersama warga mendobrak pintu rumah dan menemukan korban sudah tidak bernyawa. “Kalau korban itu baru setahunan tinggal di sini. Keluarganya ada di Pulang Pisau,” katanya saat di lokasi penemuan.

Sedangkan Kapolsek Pahandut Kompol Edia Sutaata, menjelaskan usai dievakuasi jenazah korban dibawa ke RSUD Doris Sylvanus untuk dilakulan visum et repertum.  “Penyebab kematian masih belum diketahui. Kita masih menunggu hasil visum dari dokter forensik,” tuturnya.  fwa 

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas