KEJUARAAN CATUR DAD CUP – Diikuti 172 Peserta, Ada Atlet Juara Nasional

  • Whatsapp
KEJUARAAN CATUR DAD CUP - Diikuti 172 Peserta, Ada Atlet Juara Nasional
KEJUARAAN - Ketua umum Pengprov Percasi Kalteng, H Agustiar Sabran didampingi Kadisdik Provinsi Kalteng Mofit Saptono dan Perwakilan KONI Kalteng, berbincang dengan peserta kejuaraan Catur DAD Cup, Jumat (13/11/2020). TABENGAN/LIU
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Kejuaraan catur dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, mendapatkan antusiasme dari atlet catur di Bumi Tambun Bungai. Terbukti event bertajuk DAD Cup yang digelar di aula Harati Disdik Kalteng ini, diikuti ratusan peserta.

Kejuaraan ini diikuti 172 peserta dari kategori pelajar maupun non pelajar se-Kalteng. Dibuka langsung Kadisdik Provinsi Kalteng, Mofit Saptono Subagio, Jumat (13/11/2020), dihadiri oleh ketua umum Pengurus provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalteng dan juga anggota DPR RI H Agustiar Sabran didampingi pengurus lainnya, perwakilan KONI Provinsi Kalteng Saptaryo Kunindar.

“Saya berharap para peserta bisa mendapatkan prestasi dan bisa melahirkan generasi penerus atlet catur yang bisa berbicara secara prestasi di berbagai tingkatan kejuaraan catur. Seperti yang saya lawan tadi, masih anak-anak tapi sudah juara di nasional,” kata Agustiar, usai seremonial pembukaan.

Agustiar melihat potensi atlet catur di Kalteng ini sangat luar biasa. Bahkan ada yang masih-anak-anak tapi sudah meraih juara di tingkat nasional. Ini perlu dikawal terus sehingga menjadi atlet yang handal di kemudian hari dan mengharumkan nama daerah. Menurut Agustiar, selama masa pandemi ini, catur menjadi salah satu olahraga yang bisa mengusir rasa kebosanan selama berada di rumah.

Bahkan dengan semakin majunya teknologi, cukup main catur melalui handphone saja sekaligus sebagai ajang untuk latihan. Setiap menghadiri kejuaraan Catur, Ia juga menyempatkan diri untuk ikut bertanding. Hal itu dilakukan untuk memotivasi para peserta yang masih didominasi anak-anak, bahkan ia juga tak segan untuk memberikan hadiah uang dari pribadinya kepada lawan mainnya jika berhasil mengalahkan dirinya dalam pertandingan tersebut.

Sementara, Mofit Saptono menyampaikan, pemerintah provinsi melalui Disdik juga konsen terhadap pendidikan karakter. Salah satunya melalui kejuaraan catur yang digelar oleh pihaknya selama tiga hari 13-15 November. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan Disdik hampir setiap tahunnya. Selama event berlangsung, panitia sangat ketat menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Peserta yang ada ada dalam ruangan wajib menggunakan masker.  yml

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas