PANDEMI COVID-19- Pengelola Limbah Medis Wajib Mendapat Edukasi yang Baik

  • Whatsapp
PANDEMI COVID-19- Pengelola Limbah Medis Wajib Mendapat Edukasi yang Baik
Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Nenie A Lambung
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Nenie A Lambung mendorong pihak terkait melakukan manajemen pengelolaan limbah medis yang baik.

Hal tersebut dinilai penting mengingat kapasitas infrastruktur dasar pengelolaan limbah harus sejalan dengan komitmen pengurangan limbah dalam rangka mewujudkan lingkungan yang sehat.

“Anggota legislatif akan terus mendorong dilakukannya advokasi dalam mengelola sistem pengelolaan limbah. Khususnya limbah medis agar menjadi lebih baik dan sesuai aturan yang ada,” katanya, belum lama ini.

Politisi Fraksi PDIP ini mengungkapkan, selama pandemi Covid-19, limbah medis diperkirakan meningkat, pasalnya 1 pasien Covid-19 berkontribusi kepada kurang lebih 14,3 kilogran limbah medis setiap hari.

“Situasi ini memang sangat riskan dan berdampak negatif jika tidak dikelola dengan baik,” ucapnya.

Ia mengingatkan pula, dalam hal ini, pekerja di sektor informal, seperti pemulung dan pengumpul barang bekas sangat rentan tertular penyakit dari aktivitas sehari-hari. Apabila tidak mendapat edukasi yang baik, mereka dengan mudah terpapar Covid-19.

Karena itu, menurut Nenie, sangat pentingnya mengedukasi pekerja di sektor formal maupun informal tentang sistem pengelolaan pengumpulan limbah.

Terkait hal ini, Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bahkan telah menerbitkan Surat edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2020 yang menjadi pedoman penanganan limbah infeksius dan pengelolaan sampah rumah tangga guna mengedukasi masyarakat tentang bagaimana memperlakukan limbah yang baik dan benar.

Ditambah pedoman yang diterbitkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait pedoman pengelolaan limbah rumah sakit rujukan, rumah sakit darurat dan puskesmas yang menangani pasien Covid-19.

“Covid-19 telah menunjukkan bahwa masyarakat kita perlu memperkuat ketahanan terhadap pandemi dan keadaan darurat lainnya,” kata Nenie.rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas