COVID-19 MENINGKAT  – Fairid Akui Dampak Libur Panjang

  • Whatsapp
COVID-19 MENINGKAT  - Fairid Akui Dampak Libur Panjang
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM Kembali meningkatnya skor Rate of Transmission/Effective Reproduction Number (RT) di Kota Cantik per 8 November pada angka 2,0, menunjukkan adanya peningkatan risiko penularan.

Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meminta agar masyarakat kembali mematuhi secara disiplin protokol kesehatan (prokes).

“Pandemi Covid-19 ini saya ingatkan kembali masyarakat, saat ini belum berakhir. Ada kenaikan kasus konfirmasi yang berarti tingkat penyebaran dan potensi terpapar juga semakin tinggi. Secara epidemiologi telah terbukti dengan skor RT yang meningkat dibandingkan bulan sebelumnya,” ungkapnya, Selasa (10/11/2020).

Fairid mengakui, peningkatan kasus sebaran Covid-19 di Kota Cantik di pengujung Oktober dan awal November ini sebagai efek samping atau dampak dari libur panjang cuti bersama, beberapa waktu lalu.

Pilihan sebagian masyarakat untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga dan teman-teman ke wilayah lain, khususnya ke zona merah dan hitam sebaran Covid-19, akhirnya membawa Covid-19 masuk ke Palangka Raya.

“Ini sebagai dampak dari liburan. Banyak yang keluar kota, ada yang sekadar bertemu keluarga dan kerabat, lalu membawanya kembali ke Palangka Raya. Namun, tim tracing kita telah berupaya maksimal mengejar kontak-kontak erat dari pasien konfirmasi positif ini sebelum menularkannya lebih luas,” tegasnya.

Pemko melalui Tim Satgas Covid-19 Palangka Raya segera menerapkan kebijakan strategis sebagai upaya percepatan penanganan dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

“Beberapa waktu yang lalu kami sudah melaksanakan rapat terbatas, dan dalam waktu dekat Tim Satgas akan berikan paparan ke saya, untuk semacam presentase langkah kebijakan yang akan Pemko ambil menyikapi meningkatnya kasus sebaran. Pada prinsipnya, kami tetap akan lebih perketat lagi prokes. Tak hanya di kegiatan umum, tapi juga pada kegiatan masyarakat. Namun, langkah untuk menerapkan PSBB kembali seperti di Jakarta, tidak ada,” ujarnya. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas