Diduga Sakit, Kakek Tewas dalam Parit

  • Whatsapp
Diduga Sakit, Kakek Tewas dalam Parit
DIDUGA SAKIT  - Seorang kakek ditemukan tewas di dalam parit di salah satu kebun sawit milik perusahaan di sekitar Kecamatan Kotawaringin Lama. ISTIMEWA
iklan atas

PANGKALAN BUN/TABENGAN.COM – Seorang kakek bernama Sutriman (60) ditemukan tewas di dalam parit yang ada di desa Dawak Kecamatan Kotawaringin Lama, Selasa (10/11) pada pukul 08.00 wib, dan berdasarkan hasil otopsi, di duga kakek yang bekerja sebagai petani ini tewas karena sakit.

Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Devy Firmansyah melalui Kapolsek Kotawaringin Lama Iptu Kustiyanto membenarkan adanya penemuan mayat di dalam parit di wilayah kebun sawit milik salah satu perusahaan.

“Dalam penemuan mayat di dalam parit itu ada dua orang saksi, yakni Ngadi (47) dan Minto (26) keduanya merupakan warga RT 01 Ds. Riam Durian, Kecamatan Kotawaringin Lama, korban berdasarkan identitas yang kami temukan beralamatkan Dukuh Plomeon Rt. 01 Rw. 07 Desa Dempel Kecamatan Kali Bawang Kabupaten Wonosobo Provinsi  Jawa Tengah,” kata Kapolsek Kotawaringin Lama Iptu Kustiyanto, Selasa (10/11/2020).

Kustiyanto juga menambahkan, barang bukti yang ditemukan 2 karung beras ukuran 25 kg merk beras punel dua pohon sawit, 1 bungkus makanan kucing merk Bolt, 1 buah tas ikat pinggang warna hijau yg berisi 1 unit Hp nokia warna hitam dan uang senilai Rp150.000,-1 unit sepeda motor R2 merk jupiter z warna biru dengan No.reg KH 6375 S lengkap dengan kunci kontak, 1 buah kaos lengan panjang warna biru, 1 buah celana kain warna hitam dan 1 buah helm warna hitam

“Kronologis penemuan mayat didalam parit tersebut, berdasarkan keterangan dari kedua orang saksi, pada saat kedua saksi akan memancing di Blok K 7 DSRE saat itu melihat di parit ada orang yang sudah dalam keadaan mengapung, dengan posisi terlungkup dengan menggunakan helm dan hanya telihat helm dan punggung korban,” ujar Kustiyanto.

Lanjutnya, melihat adanya mayat yang mengapung di dalam parit itu, kemudian saksi yang bernama Ngadi pun langsung melaporkan hal itu ke Polsek Kotawaringin Lama.

“Setelah korban kami evakuasi dan di periksa di Puskesmas Kotawaringin Lama, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, kemungkinan korban sakit, karena kelelahan habis belanja kemudian meninggal dunia, hal itu di perkuat dengan adanya barang belanjaan yang di bawa korban,” bebernya.c-uli

 

 

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas