Gagasan Sugianto-Edy untuk Kesejahteraan Rakyat Kalteng

  • Whatsapp
Gagasan Sugianto-Edy untuk Kesejahteraan Rakyat Kalteng
UNTUK RAKYAT KALTENG - Pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran dan H Edy Pratowo berfoto bersama pendukungnya. TABENGAN/ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran dan H Edy Pratowo memiliki program agar penduduk lokal tidak tersisih di tanahnya sendiri dan dapat hidup sejahtera berdampingan secara harmonis dengan masyarakat pendatang.

Menurut Edy Pratowo, pemimpin ke depan punya jiwa kepemimpinan. Kemudian punya kemauan yang kuat dan mau bekerja sama dengan seluruh rakyat Kalteng, dengan cara membuat gagasan yang langsung menyentuh kepentingan rakyat Kalteng. Perlu diketahui, 80 persen masyarakat Kalteng ini bekerja di bidang pertanian.

“Oleh karena itu, Sugianto Sabran adalah seorang calon yang juga selaku petahana, sudah membuat gagasan-gagasan brilian saya kira. Dengan terbangunnya program ketahanan pangan nasional dari pemerintah pusat kepada Provinsi Kalteng, itu merupakan salah satu solusinya, karena ke depan akan terbangun di 14 kabupaten/kota kegiatan food estate yang terintegrasi dengan industri,” kata Edy, pada saat debat kandidat Pilgub Kalteng, Sabtu (7/11/2020) malam.

Edy mengemukakan, ada industri hulu dan ada hilirnya, kemudian masyarakat juga dilibatkan dengan potensi yang dibangun berdasarkan potensi kewilayahannya. Misalnya di Kapuas dan Pulpis ada pertanian padi, mungkin ke depan akan dibangun juga nanti di kabupaten lain. Rencana ini juga yang sedang digagas oleh pemerintah di bawah kepemimpian Sugianto-Edy di pemerintahan yang akan datang.

Kepercayaan pemerintah pusat menunjuk Kalteng menjadi lumbung pangan nasional melalui Program Food Estate, bisa membuat masing-masing kabupaten mempunyai produk-produk unggulan yang diandalkan nanti. Misalnya Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bisa dikembangkan untuk singkong, di Kabupaten Barito Utara (Barut) bisa dikembangkan tanaman jagung.

“Inilah kita melibatkan langsung masyarakat, bukan diperdayakan tapi diberdayakan, sehingga bisa berusaha dengan baik, di tengah pandemi Covid-19 ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan penghasilan untuk keluarganya. Ini sangat penting dilakukan untuk pemimpin yang akan datang,” imbuh Edy.

Sementara itu, Sugianto Sabran menyampaikan, food estate ini tidak begitu saja ada di Kalteng, namun diusulkan pada saat rapat terbatas di Istana Negara dengan presiden dan lengkap dengan para menteri. Sebenarnya provinsi lain juga banyak yang menginginkannya. Kalteng dipilih karena ada alasan tertentu dari pusat. Pertimbangannya Kalteng provinsi yang luas 15,500 juta hektare, namun jumlah penduduknya sedikit.

“Bahwa 14 Februari 2017 itu saya bicarakan dengan presiden dan menteri yang lain. Multiyears efek dari food estate sangat luar biasa nanti. Baik terhadap infrastruktur jalan, jembatan, angkutan udara, pelabuhan utama. Kemudian akan menyerap tenaga kerja,” kata Sugianto. yml

 

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas