Naskah Akademik Raperda Penggunaan Bahasa Indonesia Disosialisasikan

  • Whatsapp
Naskah Akademik Raperda Penggunaan Bahasa Indonesia Disosialisasikan
SOSIALISASI- Kegiatan sosialisasi Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembinaan dan Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia di Kalteng yang digelar di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Senin (9/11). TABENGAN/JIMMY KAHARAP
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM –  Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menyosialisasikan Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembinaan dan Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia di Kalimantan Tengah, di Palangka Raya, Senin (9/11/2020).

Kepala Balai Bahasa Kalteng Valentina Lovina Tanate, S.Pd, M.Hum mengatakan, Raperda tentang Pembinaan dan Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia di Kalteng dibuat dalam rangka mengemban perintah Undang Undang Nomor 24 Tahun 2009 dan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019 yang secara umum mengamanatkan pengutamaan Bahasa Indonesia.

Valentina menjelaskan, kedua regulasi tersebut secara langsung mengamanatkan pemerintah daerah untuk membentuk regulasi sejenis. Untuk itu Balai Bahasa Provinsi Kalteng telah menyusun Naskah Akademik terkait kebahasaan.

Dikatakan Valentina, penyusunan Naskah Akademik telah dibahas bersama pakar, seperti DPRD, Dinas Pendidikan Kalteng, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kalteng, Biro Hukum Setda Kalteng, pemuka agama, tokoh adat, pemuda dan pers.

Lebih jauh Valentina mengatakan, perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat, ternyata sangat berimbas pula dengan penggunaan Bahasa Indonesia.

“Ruang-ruang publik kita didesak dengan munculnya istilah-istilah asing. Kita tidak anti dengan penggunaan istilah-istilah asing tersebut, namun sebagai bangsa yang berdaulat, maka kita wajib pula menjadikan Bahasa Indonesia berdaulat dan utama di Negara sendiri,” katanya.

Dengan adanya Perda Pembinaan dan Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia di Kalteng, dapat mengembalikan martabat Bahasa Indonesia. “Utamakan Bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing,” tegas Valentina.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Muston N.M. Sihotang mengatakan melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi salah satu jalan usaha agar masyarakat terlibat untuk memberikan masukan-masukan untuk kesempurnaan Naskah Akademik.

“Tahap selanjutnya diajukan ke DPRD yang akan diinisiasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kalteng,” ujar Muston.

Hadir sebagai pembicara yaitu Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalteng Valentina Lovina Tanate, S.Pd, M.Hum, Peneliti BBPKT R. Hery Budhiono, M.A, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kalteng Guntur Talajan, Kabiro Hukum Setda Kalteng Saring, M.H, dan akademisi Agus Mulyawan, M.H. jkh

iklan atas

Pos terkait

iklan atas