Tingkatkan Pendidikan Mahasiswa Barut, Pemkab Barut MoU dengan UPR

  • Whatsapp
Tingkatkan Pendidikan Mahasiswa Barut, Pemkab Barut MoU dengan UPR
PENDIDIKAN - Bupati Barut mengunjungi Rujab Rektor UPR Senin 4 November 2020 lalu. Tampak penyerahan Cenderamata antara Rektor UPR Dr Andrie Elia Embang dan Bupati Barut H Nadalsyah. ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Dalam rangka meningkatkan pendidikan mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR), khususnya yang berasal dari Kabupaten Barito Utara (Barut), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat akan menjalin kerja sama dengan pihak kampus UPR,

Hal tersebut merupakan tindak lanjut atas kunjungan Bupati Barut H Nadalsyah atau yang akrab disapa Koyem, ke Rumah Jabatan (Rujab) Rektor UPR Dr Andrie Elia Embang, Senin (2/11/2020) lalu.

Dibincangi Tabengan melalui sambungan Whatsapp pribadinya, Rektor mengatakan bahwa kerjasama dengan Pemkab Barut itu nantinya akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak. Dimana penandatanganan MOU tersebut rencananya akan digelar secara terbatas mengingat kondisi pandemi Covid19 saat ini.

“Dalam pertemuan beberapa hari ini, Pemkab Barut dan UPR sudah sepakat akan menjalin kerjasama. Realisasinya, akan dituangkan dalam MoU antara Kabupaten Barito Utara dan Universitas Palangka Raya,” ucapnya, Kamis (5/11/2020).

Kerja sama itu dilakukan selain untuk peningkatan pendidikan mahasiswa asal Barut yang berkuliah di UPR, juga membahas berbagai hal yang lainnya, termasuk tentang kesejahteraan mahasiswa-mahasiswa Barut tersebut.

“Mereka (Pemkab) berupaya untuk memberikan fasilitas untuk para mahasiswa asal Barito Utara yang menimba ilmu di Universitas Palangka Raya. Hal ini tentu sangat saya apresiasi sekali karena kepedulian mereka terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi mahasiswa asal Barut yang menuntut ilmu ditengah pandemi saat ini,” terang Andrie.

Ketua Forum Intelektual Dayak Nasional (FIDN) Kalimantan Tengah (Kalteng) ini pun berharap, dengan segala yang diupayakan oleh Pemkab Barut, mahasiswa-mahasiswa asal wilayah tersebut diharapkan mampu menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat turut serta membangun daerah mereka ketika selesai menempuh perkuliahan di UPR.

“Harapannya, lulusan mahasiswa UPR asal Barut, nanti saat kembali ke daerah asal, mereka dapat ikut serta dalam pembangunan daerah sebagai bentuk aplikasi dan implementasi ilmu yang selama ini didapat di perguruan tinggi,” pungkasnya. bob

 

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas