WALI KOTA CUP RACE- Komitmen Pemko Mengkaderkan Atlet Balap

  • Whatsapp
WALI KOTA CUP RACE- Komitmen Pemko Mengkaderkan Atlet Balap
BALAPAN - Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin (motor nomor 1) bersama pembalap lainnya saat berada di starting grid, dalam Event balap motor Walikota Cup Race di Sirkuit Sabaru Palangka Raya, babak final, Minggu (8/11/2020). TABENGAN/LIU
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga Kota Palangka Raya bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Kalteng, menggelar lomba balap motor bertajuk Wali Kota Cup Race di Sirkuit Sabaru 7-8 November 2020. Ini sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Palangka Raya yang ke-55 tahun.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin bahkan turut ambil bagian dalam balapan ini sebagai peserta. Orang nomor satu di Kota cantik ini ikut balapan di kelas exrider eksekutif dan finish diurutan pertama. Selain Wali Kota , wakil ketua DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf juga ambil bagian sebagai peserta dan juga beberapa mantan pembalap.

Dalam sambutannya di acara seremonial pembukaan, Fairid menyampaikan kegiatan balapan ini dibuka untuk seluruh masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng). Pemerintah Kota berkomitmen dalam melakukan pengkaderan bibit pembalap muda potensial di Kota Cantik Palangka Raya.

“Kegiatan ini kami buka untuk seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, sebagai bentuk perhatian dan komitmen kami pemerintah Kota Palangka Raya, dalam pengkaderan dan pembinaan bibit-bibit potensial yang ada di Kota Palangka Raya,” kata Fairid yang juga pemilik tim balap Dit,s Racing.

Seremonial pembukaan ditandai dengan pelepasan para peserta oleh Fairid yang ditandai dengan pengangkatan bendera start. Ia didampingi sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah Kota Palangka Raya. Antara lain Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga Kota Palangka Raya Ikhwanudin. Kemudian turut hadir Kejari Palangka Raya.

Ikhwanudin yang menjadi ketua panitia pelaksana, mengatakan  kegiatan ini diikuti oleh 187 starter dan mempertandingkan 13 kelas. Peserta tidak hanya dari Kalteng saja, tapi ada juga dari Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Panitia menggratiskan seluruh biaya pendaftaran. Event ini juga tanpa penonton karena masih dalam masa pandemi Covid 19. Kemudian menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.  yml

 

 

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas