DPRD HSU Perdalam Penyusunan APBD di Palangka Raya

  • Whatsapp
DPRD HSU Perdalam Penyusunan APBD di Palangka Raya
CINDERAMATA - Tenaga Ahli DPRD Kota Palangka Raya, M Saubari Kusmiran menerima cindramata dari Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara, Mawardi usai melakukan diskusi dalam kegiatan Kunker di ruang Paripurna DPRD Kota Palangka Raya, Kamis (05/11/2020). TABENGAN/RONY
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Awal November ini, DPRD Kota Palangka Raya menerima kedatangan kunjungan kerja (Kunker) wakil rakyat asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalsel, Kamis (05/11/2020).

Kedatangan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten HSU, Mawardi dan Wakil Ketua II Fathurrahim memimpin rombongan anggota DPRD tersebut, diterima Tenaga Ahli DPRD Kota Palangka Raya, M Saubari Kusmiran, mewakili unsur pimpinan DPRD setempat.

Mawardi menjelaskan, kunker yang dilakukan pihaknya untuk mempelajari atau memperdalam terkait penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021, khususnya pada penganggaran di bidang pertanian, pekerjaan umum dan pengelolaan dana desa.

“Kunjungan rombongan untuk memperdalam terkait mekanisme tata cara penyusunan pembahasan APBD, karena di Kabupaten Hulu Sungai Utara saat kami sudah dalam tahapan-tahapan untuk pembahasan APBD tahun 2021. Pada intinya di Palangka Raya ternyata tidak jauh berbeda dengan daerah kami, tetapi berbeda di sini mereka sudah mempunyai Perda Musrenbang, dan kami juga berkeinginan membuat rancangan peraturan daerah Musrenbang,” katanya.

Sementara itu, Tenaga Ahli DPRD Kota Palangka Raya, M Saubari Kusmiran menjelaskan, secara umum untuk sistem penganggaran APBD Palangka Raya sama, yang berbeda hanya pada skala prioritas saja.

“Hanya penekanan tadi supaya di dalam APBD bisa terakomodir aspirasi masyarakat melewati DPRD tadi kalau bisa ada semacam payung hukum minimal berupa Perda,” ujarnya.

Dicontohkan Saubari, seperti Perda nomor 18 tahun 2013 mengenai Musrenbang. Dimana salah satu pasal menekankan bahwa minimal 30 persen dalam APBD harus mengakomodir hasil Musrenbang.

“Setidaknya itu mengamankan hasil Musrenbang masuk dalam APBD,” pungkasnya.rgb

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas