Bandar Sabu Jalan G Obos dan Ponton Ditangkap

  • Whatsapp
Bandar Sabu Jalan G Obos dan Ponton Ditangkap
DIAMANKAN- Ruminie dan Muhammad Mairani saat berada di Mapolda Kalteng.  tampak Anggota Ditresnarkoba Polda Kalteng melakukan penggeledahan di rumah Muhammad Mairani, Jalan Rindang Banua, kawasan Ponton, Palangka Raya. TABENGAN/FERRY WAHYUDI
iklan atas

**Polda Kalteng Sita Ratusan Paket Sabu Disita

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Dua pengedar narkoba jenis sabu di Kota Palangka Raya kembali ditangkap jajaran Ditresnarkoba Polda Kalteng. Parahnya, dalam pengungkapan yang berlangsung pada 3-4 November tersebut, petugas menyita ratusan paket sabu siap edar di 2 lokasi berbeda.

Penangkapan pertama dilakukan di sebuah ruko Apin Laundry di Jalan G Obos IX, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Selasa (3/11/2020) sekitar pukul 18.00 WIB. Dari penggeledahan yang dilakukan, petugas menemukan 220 paket sabu dengan berat total mencapai 94,76 gram.

Dari usaha laundry yang digunakan sebagai kedok bertransaksi sabu tersebut, petugas juga mengamankan Ruminie (51), pemilik usaha bersama barang bukti lain seperti timbangan digital, 3 bundel plastik klip dan 2 sendok sabu.

Upaya pemberantasan narkoba tak berhenti sampai di situ. Rabu (4/11/2020) malam, Ditresnarkoba Polda Kalteng kembali melakukan penggeledahan di sebuah rumah Jalan Rindang Banua, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.

Dari lokasi tersebut petugas menangkap seorang pria bernama Muhammad Mairani alias Nadi (24) selaku pemilik lokasi. Di kawasan Ponton itu, petugas menemukan 73 paket sabu seberat 19,40 gram dan uang tunai sebesar Rp2.050.000.

Rumah pelaku diduga kuat juga dijadikan sebagai lokasi pengguna untuk mengonsumsi sabu. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya 5 buah bong sabu, 3 pipet kaca, 2 sendok sabu dan 5 korek api.

Pengungkapan kembali peredaran narkoba di wilayah Ponton dilakukan setelah anggota Ditresnarkoba Polda Kalteng mendapatkan informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya kebenarannya bahwa di lokasi tersebut sering terjadi transaksi jual beli sabu. Penyidikan berjalan selama 5 jam hingga akhirnya berujung penangkapan dan penggeledahan.

Direktur Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Bonny Djianto mengatakan, usai ditangkap dan mengamankan barang bukti, 2 pelaku kini telah dibawa ke Mapolda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap asal muasal barang yang dimiliki oleh keduanya.

“Keduanya kita kenakan Pasal 114 ayat (2) atau 112 ayat (2) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tegasnya, Kamis (5/11/2020). fwa

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas