Dukung Pembangunan Ekonomi Daerah, BI Bangun Gedung Baru

  • Whatsapp
Dukung Pembangunan Ekonomi Daerah, BI Bangun Gedung Baru
Maket Bangunan BI
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Kantor Perwakilan Dalam Negeri (KPwDN) secara umum memiliki fungsi untuk mendukung pemerintah daerah maju dalam bidang ekonomi dan keuangan, serta menyejahterakan rakyat.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menekankan hal tersebut dalam agenda Ground Breaking Pembangunan Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah (KPwBI Prov Kalteng) pada Rabu (4/11/2020).

Lebih lanjut, Gubernur Perry menyampaikan tiga fokus KPwDN dalam melaksanakan fungsinya. Tiga fokus tersebut adalah pertama, bagaimana KPwDN bersama mitra strategis memajukan ekonomi dan keuangan daerah, baik di dalam merumuskan kebijakan maupun mengimplementasikannya.

Kedua, dalam bidang sistem pembayaran khususnya elektronifikasi di berbagai provinsi yang mengalami kemajuan, seperti elektronifikasi dalam transaksi pemerintah, dan QRIS dalam mendukung UMKM. Ketiga, dalam bidang pengedaran uang, komitmen BI adalah menyediakan uang layak edar (ULE) termasuk ke daerah 3T (terdepan, terluar, terpencil).

Senada dengan hal itu, pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kalteng, Habib Ismail Bin Yahya memberikan apresiasi kepada KPwBI Prov Kalteng.

“Perannya dalam mendukung pemerintah daerah khususnya Pemprov Kalteng untuk melakukan koordinasi pengendalian inflasi, mendorong pengenalan dan akses terhadap perbankan, serta menjaga stabilitas keuangan daerah adalah sangat strategis dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah,” beber Habib kepada media.

Selanjutnya disebutkan, dukungan serta sinergi KPwBI Prov Kalteng dan Pemprov Kalteng, selain mengemban tanggung jawab pembangunan infrastruktur yang merata, juga dapat menghasilkan konektifitas dan efisiensi rantai distribusi yang membaik. Dengan demikian, dapat mendukung ekonomi Kalteng.

Diketahui fasad gedung baru BI menampilkan citra Bank Indonesia sebagai bank sentral. Hal ini diwujudkan dalam arsitektur gaya modern konservatif, yang memiliki karakter formal, kokoh, monumental dan berwibawa, namun tetap memperhatikan keseimbangan dan keserasian terhadap lingkungan dan budaya setempat.

Fasad ini memiliki empat ciri utama. Pertama, bangunan yang kokoh, berwibawa dan monumental. Hal ini melambangkan kekokohan BI dalam bermitra untuk mengawal, baik stabilitas maupun pertumbuhan ekonomi.

Kedua, harmonisasi. Komitmen BI untuk terus bersinergi dengan mitra-mitra strategis di daerah diwujudkan dalam berbagai ornamen yang menampilkan kearifan lokal. Ketiga, konsep yang terbuka dan transparan, diwakili oleh penataan ruang kantor yang didesain dengan sistem open layout untuk memaksimalkan komunikasi terbuka. Hal ini merepresentasikan upaya BI yang ingin membawa alam keterbukaan kepada mitra strategis di daerah.

Keempat, green environment. Efisiensi dan kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan dengan penerapan prinsip green building, penghematan energi dengan penggunaan teknologi pengolahan air limbah, listrik tenaga surya dan penggunaan building automation system pada operasional peralatan mekanikal elektrikal.

Gedung baru KPwBI Prov Kalteng akan dibangun di atas lahan seluas 20.386,35 m2. Bangunannya seluas 10.049 m2, terdiri dari bangunan utama, bangunan penunjang, bangunan utilitas dan fasilitas ibadah yang mendukung program budaya kerja BI Religi, dapat memfasilitasi kebutuhan pegawai Bank Indonesia untuk 30 tahun ke depan.

Pembangunan gedung KPwDN merupakan komitmen BI untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah. Wujudnya tidak hanya dalam bidang ekonomi, namun juga melalui sarana dan prasarana yang dapat menjadi kebanggaan pemerintah dan masyarakat setempat. ist/dsn

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas