Legislator Dorong Pemko Maksimalkan Potensi Wisata

  • Whatsapp
Legislator Dorong Pemko Maksimalkan Potensi Wisata
Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Sigit Widodo
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Sejak sektor pariwisata kembali dibuka dengan penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah penanganan Covid-19 di Kota Palangka Raya, beberapa waktu lalu, banyak pihak yang berharap agar langkah ini menjadi titik balik kebangkitan pariwisata di daerah setempat.

Tak bisa dipungkiri, dengan begitu banyaknya pembatasan aktivitas masyarakat selama kurang lebih 6 bulan, sektor wisata sempat ambruk.

“Terus terang mengenai pariwisata ini terbilang rumit. Bukan hanya di kita, tetapi di luar negeri juga sama di kondisi akibat Covid-19 ini yang semuanya down. Sebab musuh dari pariwisata ini ya salah satunya bencana seperti sekarang,” kata Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Sigit Widodo kepada Tabengan, Kamis (5/11/2020).

Meskipun demikian, Sigit juga mengingatkan pemerintah agar tidak hanya sebatas membuka tempat pariwisata, tetapi juga membantu pelaku usaha pendukung pariwisata, dengan memberikan dana stimulus.

Pemerintah wajib memberikan dana stimulus kepada para pelaku pendukung pariwisata seperti hotel, restoran, kafe maupun UMKM.

“Mereka ini sekarang mengalami kerugian yang tidak sedikit akibat dampak Covid-19. Mungkin pemerintah bisa bantu dengan memberikan pinjaman lunak melalui perbankan atau terosan lainnya. Kalau tidak dilakukan atau dibantu, ya repot juga,” ungkapnya.

Beberapa waktu lalu, lanjut Sigit, ada bantuan pendanaan dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui pemerintah daerah kepada pelaku UMKM. Termasuk berbagai pelatihan peningkatan kualitas SDM bagi pelaku usaha sektor wisata.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, pemerintah juga wajib memiliki inovasi agar industri pariwisata Kota Cantik bisa lebih maksimal. Salah satunya, melakukan promosi dengan memanfaatkan momentum yang ada.

“Pemerintah juga harus membangun citra Kota Palangka Raya. Ini PR panjang untuk kita. Kita harus punya citra yang kuat. Dimana pada intinya, orang mau berwisata ke Palangka Raya ini hendak mencari sesuatu hal unik yang hanya dimiliki oleh kita. Sebut saja Wisata Air Hitam. Ekosistem air hitam ini hanya ada 2 wilayah di dunia yang memilikinya, yakni Brazil dan kita di Kalteng, khususnya Palangka Raya. Ini bisa menjadi celah untuk pengembangan wisata kita,” beber Sigit.rgb

 

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas