Sidak Kantor Pemko Jaring 7 Pelanggar

  • Whatsapp
Sidak Kantor Pemko Jaring 7 Pelanggar
SIDAK- Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya saat melakukan sidak protokol kesehatan di Kompleks Perkantoran Pemko Palangka Raya Jalan Ir Soekarno, Rabu (04/11/2020) pagi. ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA– Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya tidak tebang pilih dalam menegakkan aturan. Selain aktif melakukan operasi yustisi terhadap pelanggaran perseorangan bagi masyarakat yang beraktivitas tanpa menggunakan masker dan penindakan terhadap pelaku usaha maupun penanggung jawab kegiatan kemasyarakatan yang tak menaati protokol kesehatan, kedisiplinan para ASN di lingkungan Pemko Palangka Raya menjalankan aturan Peraturan Wali Kota Palangka Raya Nomor 26 Tahun 2020 pun ditegakkan.

Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Emi Abriyani mengatakan, pada Rabu (04/11/2020) pagi, telah dilaksanakan inspeksi mendadak (sidak) kedisiplinan penerapan protokol kesehatan di kawasan perkantoran milik Pemko Palangka Raya di Jalan Ir Soekarno.

Dijelaskan Emi, sidak tersebut dilakukan untuk mendisiplinkan pegawai dan masyarakat yang melakukan aktivitas di lokasi tersebut. Hasilnya, sejak dimulainya operasi yustisi pada pukul 8 pagi hingga berakhir pukul 12 siang, Tim Satgas Covid-19 mendapati 7 orang yang beraktivitas tanpa memerhatikan protokol kesehatan, yakni tidak mengenakan masker.

“Pelanggar tersebut kemudian diberikan sanksi sesuai Peraturan Wali Kota Palangka Raya Nomor 26 Tahun 2020 tentang Penegakan Hukum Protokol Kesehatan. Dua orang membayar denda administratif sebesar Rp100 ribu dan 5 orang lainnya mendapatkan sanksi teguran tertulis,” bebernya.

Emi mengatakan, sidak tersebut dilakukan atas perintah Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. Wali Kota ingin memastikan jajaran aparatur negara dan masyarakat yang berurusan di lingkungan Pemko telah menerapkan protokol dengan baik atau tidak.

“Intinya, Perwali 26/2020 tersebut berlaku untuk semua kalangan masyarakat tanpa terkecuali. Terlebih lingkungan Pemko merupakan wadah di mana masyarakat mendapatkan layanan bidang pemerintahan. Jadi kita menginginkan agar di sana tidak sampai terjadi penyebaran Covid-19. Kita berusaha memastikan agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat berurusan di sana, dan para ASN merasa aman dan nyaman saat melayani masyarakat tanpa khawatir terpapar virus tersebut,” terangnya.

Berdasarkan Perwali 26/2020 tentang Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan Dalam Percepatan Penanganan Covid-19, Bab IV Pasal 8 Ayat 5 disebutkan bahwa setiap pimpinan/penanggung jawab tempat kerja yang melanggar ketentuan dan melakukan pembiaran terhadap pelanggaran ketentuan protokol kesehatan di tempat kerja, khususnya di lingkungan pemerintahan akan diberikan sanksi berupa penjatuhan disiplin Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas