Tim Sepakbola Kalteng Putri Latihan dengan Biaya Sendiri

  • Whatsapp
Tim Sepakbola Kalteng Putri Latihan dengan Biaya Sendiri
BIAYA SENDIRI - Pelatih Kalteng Putra, Marali didampingi pelatih Kiper Sugianto dan pelatih fisik Arif Dani dan manajer tim Budi Yantoro memberikan arahan kepada pemain, usai pertandingan ujicoba belum lama ini. TABENGAN/LIU
iklan atas

#.Target Minimal Medali di PON XX

PALANGKA RAYA/tabengan.com-Cabang olahraga Sepakbola putri terus melakukan persiapan untuk bisa memenuhi target pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, 2021 di Papua. Bahkan sejak Januari sudah melakukan latihan mandiri dengan pembiayaan secara mandiri pula. Meskipun demikian para pemain tetap semangat berlatih. Tim pelatih dan manajer optimis bisa meraih medali sesuai dengan target yang diusung.

Tim yang diberi nama Kalteng Putri ini dimanajeri langsung oleh pelaku olahraga senior dan berpengalaman di dunia sepakbola, Budi Yantoro. Ia merupakan mantan manajer Persepar Palangka Raya sekarang Kalteng Putra dan menjuarai Divisi utama Liga Primer Indonesia 2011/2012.

“Untuk persiapan memang mau tidak mau cuman latihan saja ya, latihan lima kali dalam seminggu di Stadion Tuah Pahoe-Sabtu dan Minggu, di lapangan Korem dan lapangan Adhiyaksa. Selama ini kami rutin latihan seadanya, artinya latihan tidak bisa memaksakan pemain karena memang tidak tinggal di mess tapi di rumah masing-masing,” kata Budi Minggu (1/11/2020).

Menurut Budi, kalau semua pemain mau diinapkan di mess memerlukan biaya lagi. Ia menilai kalau latihan terpusat sepakbola itu seharusnya lebih lama, tapi ini latihan berjalan saja yang dibiayai sendiri. Ia memohon kepada yang berwenang baik KONI provinsi atau siapapun tolong membantu karena selama ini memang tidak ada sama sekali bantuan-bantuan itu.

Untuk meningkatkan skil, pengalaman dan jam terbang pemain, sebenarnya tim Kalteng Putri mau ikut turnamen Piala Kartini di Yogyakarta. Bahkan sudah mendaftar dan seharusnya berangkat Oktober, tetapi ditunda ke November. Dalam turnamen ini rencananya menjadi kesempatan yang harus dimanfaatkan para pemain untuk bisa mendapatkan pelajaran sebanyak-banyaknya.

Sementara itu, Budi melihat kemampuan para pemain mengolah si kulit bundar terus berkembang, meskipun masih naik turun. Ia berharap bisa diatasi segera mungkin. Tapi yang pasti itulah keadaan timnya saat ini, sudah berusaha semaksimal mungkin demi nama Kalteng karena tim lain juga pasti menyiapkan diri biar maksimal. selain latihan rutin, juga melakukan pertandingan ujicoba.

Selain fokus pada tim sendiri, Budi juga melakukan pemantauan terhadap kekuatan tim daerah lain, sehingga persiapan timnya juga harus maksimal. Budi menilai di PON XX nanti persaingan cukup ketat , tetapi waktu yang masih panjang ini ia yakin bisa melakukan persiapan matang dan target target medali tercapai.  yml

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas