MUSEUM BALANGA- Koleksi Museum Didata Untuk Mempermudah Penelitian dan Pembelajaran

  • Whatsapp
MUSEUM BALANGA- Koleksi Museum Didata Untuk Mempermudah Penelitian dan Pembelajaran
TABENGAN/DEDY BELAJAR - Disbudpar Kalteng melalui UPT Museum Balanga Kalteng menggelar kegiatan Kegiatan Registrasi, Dokumentasi dan Inventarisasi/ Reinventarisasisebagai bentuk pembelajran bagi pelajar dan mahasiswa untuk dapat memahami pentingnya pendataan koleksi yang ada di Museum Balanga Kalteng, Senin (26/10) di Palangka Raya.
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah (Disbudpar Kalteng) melalui UPT Museum Balanga Kalteng secara rutin melakukan pengenalan, sosialisasi, dan pembelajaran terkait dengan keberadaan museum, manfaat museum, sampai pada koleksi yang ada di Museum Balanga Kalteng. Sasaran pembelajaran diberikan kepada para pelajar dan mahasiswa yang merupakan generasi pewaris.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Guntur Talajan, melalui Kepala UPT Museum Balanga Kalteng Hasanudin, menyampaikan, Kegiatan Registrasi, Dokumentasi dan Inventarisasi/ Reinventarisasi dilaksanakan  dengan  memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan pendataan koleksi yang terdapat pada Museum Balanga Kalteng.

“Koleksi museum sebagai peninggalan warisan budaya yang dapat memberikan suatau informasi tentang keberadaan asal usul dan hal-hal yang sudah biasa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari yang merupakan kearifan lokal masyarakat dayak terhadap benda atau koleksi,” kata Hasanudin saat membacakan sambut sekaligus membuka kegiatan, Senin (26/10/2020) di Palangka Raya.

Museum, kata Hasanudin, menjadi tempat edukasi, inovatif, kreatif, imajinatif dalam pembelajaran untuk  seluruh Pelajar, Mahasiswa, dan  masyarakat luas dalam upaya  menumbuh kembangkan rasa kecintaan terhadap nilai-nilai sejarah dan budaya bangsa. Semuanya tergambar dalam benda-benda sejarah yang terpampang pada museum. Sekaligus tergambar kebijakan museum yang dapat mencerminkan, dan memiliki kepribadian bangsa.

Ini merupakan bentuk ketahanan nasional, lanjut Hasanudin, yang menunjukkan akan wawasan nusantara yang kita miliki sebagai masyarakat yang cinta akan sejarah, budaya serta menjunjung tinggi harkat martabat sebagai warga negara Indonesia yang cinta NKRI, serta memiliki identitas diri bangsa yang Bhineka Tunggal Ika.

Diharapkan, kata Hasanudin, menambah pengetahuan dalam mengelola pendataan koleksi yang terdapat  kesejarahan, dan budaya. Memotivasi masyarakat, para pendidik dan generasi muda meningkatkan keperdulian dan rasa cinta terhadap warisan sejarah budaya dan untuk mengetahui  manfaat serta kegunaannya.

Apa yang dilaksanakan ini, ungkap Hasanudin, mempermudahkan dalam pendataan  koleksi yang ada di Museum Balanga Kalteng. Bagi yang mengadakan penelitian koleksi atau siswa dan mahasiswa yang sedang magang di museum.ded

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas