Selama Reses, Teras Terima Keluhan Minimnya Akses Internet

  • Whatsapp
Selama Reses, Teras Terima Keluhan Minimnya Akses Internet
Suasana kegiatan reses virtual anggota DPD RI Agustin Teras Narang bersama jajaran UPBJJ UT Kalteng, baru-baru ini. ADINATA
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com- Di setiap kunjungan kerja ke sejumlah desa dan kecamatan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, baru-baru ini, Senator asal Provinsi Kalteng Agustin Teras Narang menerima sebagian besar keluhan masyarakat terkait masalah minimnya jaringan jangkauan akses internet.

Padahal, akses internet ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, apalagi setelah pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat bekerja dari rumah dengan menggunakan alat digital yang menggunakan internet. Terutama para pelajar dan mahasiswa yang melakukan pembelajaran sistem daring.

Sebagaimana disampaikan Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ UT) Kalteng Haryadi, menghadapi pandemi, mahasiswa UT tidak terlalu mengalami kesulitan. Namun, keterbatasan jaringan internet di daerah yang menjadi persoalan.

Dia mengatakan, ada beberapa wilayah kabupaten yang tertinggal jauh jaringan akses internet, seperti Seruyan, Lamandau, Katingan hulu, Kapuas, Murung Raya dan lainnya.

“Kami berupaya untuk menjangkau daerah pelosok, karena kita masih tertinggal dari provinsi lain terkait pendidikan. Kita ingin masyarakat di pelosok kalteng dapat mengenyam pendidikan dengan berbagai program kerja sama dengan pemerintah daerah,” kata Haryadi.

Menanggapi berbagai keluhan masyarakat melalui para kepala desa dan camat, Teras Narang berjanji akan berupaya mengomunikasikan kepada pihak terkait di pusat, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika maupun operator seluler agar memerhatikan daerah-daerah di Provinsi Kalteng yang masih membutuhkan jangkauan telekomunikasi.

“Pada masa sekarang ini kebutuhan akan akses telekomunikasi digital sangat penting. Karena hampir semua kegiatan berkaitan dengan pemanfaatan jaringan internet. Saya juga sekarang mau tidak mau harus mengikuti perkembangan digital karena memang sudah kebutuhan,” kata Teras.

Mantan Gubernur Kalteng dua periode ini juga berharap, ke depan masalah telekomunikasi ini bisa teratasi. Dia mengajak aparat pemerintah desa dan kecamatan untuk lebih aktif mengusulkan ke pihak operator seluler agar dapat menambah jaringan tower Base Transceiver Station (BTS) dalam rangka meningkatkan pelayanan telekomunikasi yang lebih baik. adn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas