PANDEMI COVID-19 – Komisi IV: Minta Kebijakan Pembayaran Provider Internet

  • Whatsapp
PANDEMI COVID-19 - Komisi IV: Minta Kebijakan Pembayaran Provider Internet
Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), H Achmad Rasyid
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Senada dengan apa yang disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), kemarin terkait dengan sejumlah keluhan masyarakat atas pelayanan dari penyedia jaringan atau provider internet berupa WiFi yang ada di Kalteng, khususnya perihal pembayaran yang diminta tepat waktu meskipun ditengah pandemi Covid-19, Komisi IV pun menyampaikan tanggapannya.

Seperti yang disampaikan oleh H Achmad Rasyid, anggota Komisi IV DPRD Kalteng, pembayaran bulanan jaringan berbasis Internet/daring, khususnya pembayaran Wifi yang mewajibkan masyarakat membayar tepat waktu, kendati sedang dalam masa krisis ekonomi akibat pandemi, harusnya ada kebijakan khusus dari pihak provider jaringan Daring, agar masalah pembayaran tersebut tidak dianggap menambah beban masyarakat.

“Sebenarnya, itu memang harus ada kebijakan dari pihak mereka (penyedia jaringan), karena kita tahu bahwa masyarakat sekarang ini kan sedang mengalami masa sulit, sebagai dampak dari pandemi Covid19,” ucapnya ketika dibincangi Tabengan, Jumat (23/10).

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kalteng ini juga mengungkapkan bahwa saat ini layanan jaringan internet seperti WiFi, memang sangat dibutuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat, mengingat ditengah pandemi ini, hampir seluruh aktifitas maupun pekerjaan, lebih banyak dilakukan dengan secara daring melalui akses internet.

Hal tersebut, sambungnya, juga merupakan salah satu upaya dalam memutus mata rantai dan menekan angka penyebaran virus Corona, melalui interaksi sosial maupun kontak fisik. Termasuk juga dengan proses belajar-mengajar peserta didik mulai dari tingkat SD hingga Perguruan Tinggi.

“Sekarang ini kan segala sesuatunya sudah menggunakan sistem daring, termasuk juga dengan kegiatan belajar anak-anak kita. Oleh karena itu kita berharap, setidaknya ada kebijakan dari provider untuk memberikan keringanan bagi masyarakat, berilah masyarakat tenggang waktu yang lebih fleksibel, agar mereka tetap bisa menggunakan jaringan internetnya walaupun ada sedikit keterlambatan pembayaran,” tutup Rasyid. bob

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas