Mengaku Demi Orangtua, Gadis Cantik jadi Kurir Sabu

  • Bagikan
KURIR – Minah, terdakwa kasus narkotika, saat menjalani sidang di PN Palangka Raya, Rabu (21/10). TABENGAN/ANDRE

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Aminah alias Minah menjadi terdakwa perkara narkotika dalam sidang Pengadilan Negeri Palangka Raya, Rabu (21/10/2020). Polisi menangkap Aminah dengan 12 paket narkotika jenis sabu seberat bersih 57,11 gram. “Saya mau dititipin sabu karena kebutuhan ekonomi. Apalagi orangtua sedang sakit,” ucap gadis cantik yang sehari-hari bekerja sebagai pengupas bawang tersebut. “Mestinya ditekuni saja ngupas bawangnya. Apalagi ortu sakit malah kamu kasi uang begini,” nasihat Majelis Hakim.

Perkara berawal ketika anggota tim Ditresnarkoba Polda Kalteng mendapat informasi bahwa ada oknum warga Jalan Rindang Banua Gang Salam sering bertransaksi narkotika. Setelah melakukan penyelidikan lalu melakukan penggerebekan ke rumah Aminah, Kamis (18/6/2020) dini hari. Selain mengamankan Aminah, Polisi juga mendapati 12 paket sabu dari saku pakaian dalam lemari.

Saat interogasi, Aminah mengaku mendapat titipan sabu dari Acil di komplek Ponton yang menjanjikan upah Rp1 juta. Aminah mengaku mengenal Acil karena anak mereka sering bermain bersama di komplek Ponton. Malam hari sebelum penangkapan sudah ada orang bernama Rian mengambil sabu titipan Acil dari Aminah.

Belum sempat menyerahkan sisa sabu, Aminah keburu tertangkap Polisi. Namun Acil tidak berhasil tertangkap dan hingga kini masih buron. Akibat menyimpan sabu tersebut Aminah terjerat Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 UU RI No 35/2009 tentang narkotika.  dre

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *