Kapolda Bangun Paviliun VIP Dhira Jaya RS Bhayangkara   

  • Whatsapp
Kapolda Bangun Paviliun VIP Dhira Jaya RS Bhayangkara   
BATU PERTAMA- Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo bersama pejabat utama saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Dhira Jaya. TABENGAN/FERRY WAHYUDI
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com- Upaya peningkatan pelayanan kesehatan kepada anggota Polri, keluarga dan masyarakat terus dilakukan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalteng. Ini ditandai dengan dibangunnya gedung 2 lantai Dhira Jaya yang rencananya akan dioperasionalkan sebagai paviliun VIP, instalasi rawat jalan khusus spesialis dan tempat CT Scan.

Pembangunan gedung yang nantinya akan memiliki 10 ruang VIP tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo bersama Wakapolda Brigjen Pol Indro Wiyono, Irwasda Kombes Pol Iman Prijantoro dan Kabid Dokkes Kombes Pol Danang Pamudji di Jalan H Ikap, samping RS Bhayangkara, Kamis (22/10/2020) pagi.

Kapolda mengaku, peningkatan pelayanan kesehatan di RS Bhayangkara Polda Kalteng merupakan cita-cita lama yang baru bisa terlaksana. Cita-cita tersebut diawali saat ia menjabat sebagai Karo SDM hingga Wakapolda Kalteng.

“Cita-cita ini sebenarnya sudah cukup lama. Pembangunan paviliun VIP dan sebagainya adalah salah satu jawaban di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini sedang menerpa Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah,” kata Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Disebutkan, di tengah pandemi ada dua hal yang menjadi konsen pemerintah maupun Polri yang harus berjalan seiring dan tidak boleh terputus, yakni kesehatan sebagai hal yang mutlak menjamin masyarakat bisa produktif dan bekerja dengan baik. Lalu ekonomi yang menjadi fundamental di tengah pandemi.

“Tujuan pembangunan gedung Dhira Jaya adalah meningkatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara, khususnya bagi personel Polri dan keluarga serta masyarakat. Target pembangunan selama 5 bulan, bulan keenam diharapkan sudah siap dan dioperasionalkan,” katanya.

Kabid Dokkes Kombes Pol Danang Pamudji menerangkan, pembangunan gedung Dhira Jaya sebagai langkah meningkatkan daya dukung optimal dalam mewujudkan fasilitas ruangan yang representatif. Lokasi pembangunan sebenarnya adalah asrama tenaga kesehatan, karena keikhlasan hati personel, sehingga lokasi asrama diubah menjadi paviliun.

“Rencana sebenarnya adalah 3 lantai, namun untuk saat ini baru dibangun 2 lantai. Lantai dasar dipergunakan sebagai poliklinik spesialis dan tempat untuk menunggu pasien, lalu depo obat dan ruang khusus CT scan. Kemudian lantai 2 sebagai paviliun VIP dengan 10 kamar,” terangnya. fwa

iklan atas

Pos terkait

iklan atas