Pencurian Kotak Amal dan Pelaku Anirat Ditangkap

  • Whatsapp
Pencurian Kotak Amal dan Pelaku Anirat Ditangkap
DITANGKAP - Dua orang tersangka yang diamankan Polsek Katingan Tengah dengan kasus yang berbeda.ISTIMEWA
iklan atas

KASONGAN/tabengan.com- Jajaran Polres Katingan melalui Polsek Katingan Tengah mengamankan dua orang pelaku dengan kasus berbeda, yakni satu orang pelaku pencurian kotak amal serta invetaris mesjid dan satu orang lagi pelaku penganiayaan berat (anirat).

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah SIK, MH melalui Kapolsek Katingan Tengah Ipda Bahrul Ilmi S.Sos membenarkan pihaknya telah mengamankan RA (18) karena telah melakukan pencurian dengan pemberatan di beberapa Masjid dan Mushola di Kelurahan Samba Kahayan dan Desa Samba Danum Kecamatan Katingan Tengah pada Senin (19/10) malam.

“RA ini diamankan karena telah melakukan pencurian dengan pemberatan secara berulang-ulang di Langgar Nurul Huda Kelurahan Samba Kahayan, Langgar Al Bakti Kelurahan Samba Kahayan, Masjid Suhada Desa Samba Danum, Masjid Mujahidin Desa Samba Danum dan Masjid Ibnu Mas’ud Kelurahan Samba Kahayan. Adapun barang-barang yang dicuri oleh RA adalah kotak amal dan barang inventaris masjid,”kata Ipda Bahrul Kamis (22/10)

Menurut Ipda Bahrul barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka RA adalah satu buah kotak amal, satu buah HP merk Samsung J2 Prime warna hitam, satu buah HP merk Nokia 105 warna biru, satu buah Tas ransel merk Fortune warna hitam, satu buah Ampli merk Marcopolo warna hitam.

Lanjut Ipda Bahrul tersangka RA dijerat dengan pasal 363 Ayat (1) ke 3a KUH Pidana Jo Pasal 65 Ayat (1) KUH Pidana dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Lanjut Ipda Bahrul, selain itu pihaknya juga berhasil mengamankan elaku HR yang telah buron selama 7 bulan atas kasus anirat.

“Tersangka HR akhirnya berhasil kita amankan saat bersembunyi di sebuah pondok di tengah ladang yang berada di Kelurahan Samba Kahayan Kecamatan Katingan Tengah pada Selasa (20/10) siang,” kata Ipda Bahrul

Dikatakan Ipda Bahrul, tersangka HR diamankan karena pada 22  Maret 2020  telah melakukan tindak pidana penganiayaan berat terhadap 2 orang korban, yakni RAP dan M dimana tersangka HR melakukan penganiayaan dengan menggunakan pisau sehingga mengakibatkan kedua korban mengalami luka.

“Setelah melakukan penganiayaan tersangka HR melarikan diri sampai akhirnya bisa diamankan oleh personil Polsek Katingan Tengah. Tersangka HR kita jerat dengan  Pasal 351 Ayat (1) KUH Pidana dengan ancaman hukuman  penjara 2,8 tahun,”ungkap Ipda Bahrul.(sus)

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas