Kesbangpol Turut Sosialisasikan Penerapan Prokes di Tahapan Pilkada

  • Whatsapp
Kesbangpol Turut Sosialisasikan Penerapan Prokes di Tahapan Pilkada
PAPARAN-Kepala Kesbangpolinmas Kalteng Agus Pramono saat memaparkan Prokes pada tahapan Pilkada dalam acara sosialisasi pengawasan Pemilu oleh Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan Media Massa di Swisbell Hotel, Palangka Raya, Senin (19/10). ANDI KADARUSMAN
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com-Badan Kesatuan Bangsa, dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah turut mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (Prokes) pada setiap tahapan Pilkada di Provinsi Kalteng dan Kabupaten Kotim.

Hal itu disampaikan Kepala Kesbangpol Provinsi Kalteng Agus Pramono saat acara sosialisasi pengawasan Pemilu oleh Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan Media Massa di Swisbell Hotel, Palangka Raya, Senin (19/10).

Menurut Agus yang saat itu menjadi pemateri, pihaknya perlu mensosialisasikan penerapan Prokes ini kepada peserta mengingat para peserta terdiri dari OMS, dan media massa, pekerja pers yang nantinya akan bertisipasi turut serta mengawasi pelaksanaan Pilkada.

Agus mengatakan, dalam tahapan Pilkada, sejak pendaftaran paslon, masing-masing paslon sudah menerapkan prokes tersebut, misalnya pendaftaran Paslon yang hanya dihadiri maksimal lima orang, selain itu juga paslon menggunakan masker dan sarung tangan.

Kemudian pihak KPU Kalteng juga sudah melakukan di antaranya, screening awal berupa riksa suhu tubuh, serta physical distancing.

Kemudian pada tahap Kampanye, berdasarkan PKPU, pertemuan terbatas dengan tatap muka dan dialog dihadiri oleh maksimal 50 orang, dengan penerapan social distanscing.

Kemudian lokasi kampanye juga harus memiliki fasilitas cuci tangan sabun, dan air mengalir atau sanitizer.

Sementara pada tahapan pemungutan suara, TPS harus berada di tempat yang luas, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

TPS harus memiliki fasilitas tempat cuci tangan, sabun, dan air mengalir, sanitizer, kemudian menyediakan sarung tangan plastik bagi setiap pemilih serta pembuangan sampah non medis.

“ Kemudian KPPS juga menggunakan pakaian lengan panjang yang dilengkapi dengan masker dan sarung tangan,” kata Agus Pramono. akm

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas