BMKG: Waspada Dampak La Nina di Kalteng

  • Whatsapp
BMKG: Waspada Dampak La Nina di Kalteng
ILUSTRASI
iklan atas

** La Nina, Hujan Angin Kencang dan Petir September-November

PALANGKA RAYA/tabengan.com- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah melalui Prakirawan Cuaca Chandra Mukti mengatakan, berdasarkan Analisis Dasarian I Oktober 2020, La Nina diprediksi akan berlangsung hingga Mei 2021 dengan intensitas lemah sampai sedang.

Dampak La Nina yang terjadi pada September-November diprediksi akan ada peningkatan signifikan jumlah curah hujan, khususnya di wilayah Kalteng. Diprediksi akan ada peningkatan jumlah curah hujan hingga 40 persen lebih.

Prakirawan Cuaca BMKG Kalteng itu mengimbau kepada masyarakat agar tetap mengantisipasi dampak yang menyertai La Nina. Menurutnya, yang perlu dilakukan oleh masyarakat adalah waspada potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan kilat serta angin kencang.

Selain itu, waspada terhadap potensi adanya genangan air, banjir dan pohon tumbang akibat terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di Kalteng.

“Seluruh stakeholder terkait sudah harus waspada dan siaga terhadap peringatan dini ini. Perbaiki saluran-saluran air, pangkas pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang, bantu sosialisasi kepada seluruh masyarakat Kalteng yang berada di DAS dan lebih berhati-hati, sehingga bisa mengurangi dampak risiko kerusakan atau hilangnya nyawa yang diakibatkan oleh faktor alam,” imbuhnya, Senin (19/10).

Chandra menegaskan, peningkatan curah hujan ini terjadi di samping adanya fenomena global La Nina juga dibarengi dengan masuknya musim hujan.

Hal tersebut juga dipertegas oleh Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG  Kalteng Anton Budiyono yang menyebut dampak La Nina secara umum adalah meningkatnya curah hujan. Karena fenomena La Nina terjadi pada musim hujan, dampak yang bisa ditimbulkan adalah banjir.

Kepala BMKG Kalteng Catur Winarti juga mengimbau kepada masyarakat dan media sebagai alat informasi bagi masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam memberikan peringatan dini terhadap fenomena La Nina.

“BMKG Palangka Raya mencoba menampilkan informasi cuaca dan iklim dalam format video. Di channel @bmkgkalteng. https://youtu.be/PRGFBQDXVaw. Bantu share ya, agar bisa sampai ke masyarakat paling ujung,” ujarnya kepada Tabengan. dsn

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas