Tingkatkan Nasionalisme, Dinsos Gelar Pelatihan Restorasi Sosial

  • Whatsapp
Tingkatkan Nasionalisme, Dinsos Gelar Pelatihan Restorasi Sosial
DISKUSI - Narasumber dalam kegiatan Restorasi Sosial melalui Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial, saat memberikan materi serta diskusi bersama para peserta yang hadir di Aula PSBR Majar Tabela, Kamis (15/10). TABENGAN/RONNY GUNTUR
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari mahasiswa, siswa SMP dan SMA, guru sekolah tingkatan SD hingga SMA, dan pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Kota Palangka Raya mengikuti kegiatan Penguatan Restorasi Sosial melalui Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial yang diinisiasi oleh Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalteng.

Kegiatan yang menghadirkan sejumlah narasumber dari Dinsos, dosen Universitas Muhammadiyah, dan perwakilan dari Kepala Staff Teritorial Korem 102 Panju Panjung ini digelar di Aula Panti Sosial Bina Remaja Majar Tabela, Kamis (15/10).

Membuka kegiatan tersebut, Plt Kepala Dinsos Provinsi Kalteng dr Tangkudung melalui Sekretarisnya Budi Santoso mengatakan jika dasar dilaksanakannya restorasi sosial ini adalah menyikapi pesatnya perkembangan era globalisasi yang membawa begitu banyak budaya serta pengaruh yang belum tentu sesuai dengan budaya rakyat Indonesia.

“Apalagi saat ini kita kerap diperlihatkan pada hal yang bertentangan dengan budaya bangsa, misalkan tawuran antar kelompok masyarakat, perdebatan yang berujung pada jatuhnya korban, kenakalan remaja yang mengarah pada kriminalitas, serta kejahatan yang semakin meningkat.  Perlu upaya untuk meminimalisir dampak negartif itu, sehingga Dinsos menggelar kegiatan ini,” ujar Budi saat diwawancarai Tabengan.

Dengan kegiatan penguatan restorasi sosial melalui potensi dan sumber kesejahteraan sosial tersebut, ia berharap turut meningkatkan rasa setia kawan, kepahlawanan, keperintisan dan restorasi sosial bagi generasi muda yang saat ini mulai memudar akibat dampak dari perkembangan globalisasi.

“Dan setelah ini, kami harapkan agar para peserta mampu membagikan pemahaman tentang nilai nilai kepahlawanan, keperintisan, kesetiakawanan dan restorasi sosial bagi anak didik maupun generasi muda lainnya. Tentu agar terciptanya karakter penerus bangsa yang memiliki semangat kerja keras, pantang menyerah, berdedikasi tinggi, serta tak mudah terpengaruh budaya negatif dari luar. Dan terpenting berwawasan Nasionalisme, seperti yang dimiliki oleh para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini,” pungkasnya. rgb

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas