3.473 Lulusan Pendidikan Dijadikan Tekon

  • Whatsapp
3.473 Lulusan Pendidikan Dijadikan Tekon
PERHATIKAN PENDIDIKAN - Ben Brahim S Bahat saat belum menjalani cuti ketika menghadiri sebuah kegiatan pendidikan anak didampingi isteri, Ary Egahny. ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com- Pendidikan menjadi salah satu prioritas yang dilaksanakan pemerintah, di samping bidang lain seperti kesehatan dan infrastruktur. Kendala yang dihadapi, tenaga pengajar atau guru yang tersedia sangat terbatas, sehingga kondisi pendidikan, khususnya di daerah pedalaman dan terpencil tidak berkembang dengan baik.

Pemerintah Kabupaten Kapuas memiliki pandangan yang berbeda dalam hal pemenuhan masalah pendidikan bagi anak-anak didik di Kabupaten Kapuas. Ben Brahim Sion Bahat melihat betapa pentingnya pendidikan. Berkaca dari pengalaman hidup, Pemkab Kapuas menginginkan agar semua anak di Kabupaten Kapuas dapat mengenyam pendidikan, mulai dari yang ada di perkotaan sampai di pedalaman.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Suwarno Muriat menuturkan, Ben Brahim memiliki konsentrasi dan pandangan yang sangat serius dalam meningkatkan dunia pendidikan. Berbagai prestasi didapatkan, baik selama sebagai aparatur sipil negara (ASN), bahkan sampai saat menjabat sebagai Bupati Kapuas, tidak lepas dari masalah pendidikan.

Permasalahan di Kabupaten Kapuas, lanjut Suwarno, terbatasnya ketersediaan tenaga pengajar seperti guru, khususnya yang berada di daerah pedalaman. Menempatkan atau memindahkan ASN ke pedalaman tentu bukan keputusan yang bijak. Solusi yang diberikan adalah memberdayakan para lulusan pendidikan untuk mengajar di daerah pedalaman sebagai tenaga kontrak.

“Ada sebanyak 3.473 lulusan pendidikan yang diangkat pak Ben Brahim kala itu untuk dijadikan tenaga guru kontrak, yang ditempatkan di daerah pendalaman dan keterisolasian. Berbagai jenis jenjang pendidikan yang direkrut baik itu strata 1 (S1) ataupun sarjana muda yang diangkat menjadi tenaga guru kontrak,” kata Suwarno, saat menyampaikan kesuksesan di bawah kepemimpinan Ben Brahim S Bahat, Selasa (6/10).

Dia lanjutkan, apa yang dilakukan ini juga menjadi bentuk keseriusan Ben Brahim saat menjabat dalam meningkatkan dunia pendidikan. Setiap orang harus mendapatkan pendidikan yang sama, dan keterbatasan tenaga guru diselesaikan dengan pengangkatan para lulusan pendidikan menjadi tenaga guru kontrak.

Apa yang dilakukan Ben Brahim ini, kata Suwarno lagi, bentuk pemberdayaan terhadap para lulusan di bidang pendidikan. Kondisi pandemi membuat kondisi anggaran semakin sulit, namun ketegasan Ben Brahim agar gaji para tenaga guru kontrak ini tidak boleh dipotong. Pengabdian yang dilakukan di daerah pedalaman, tentunya wajib mendapatkan jasa yang sesuai. ded

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas