Pelaku Pembunuhan di Batu Badinding Ternyata Paman Sendiri

  • Whatsapp
Pelaku Pembunuhan di Batu Badinding Ternyata Paman Sendiri
TABENGAN/SUSENO BARANG BUKTI - Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah SIK menunjukan barang bukti berupa tombak yang digunakan tersangka untuk membunuh korban dalam keadaan bengkok di Mapolres Katingan, Selasa (6/10).
iklan atas
  • Korban Disebut Kebal, Tombak Sampai Bengkok

KASONGAN/tabengan.com – Kepolisian Resort (Polres) Katingan terus mendalami kasus perkelahian yang berujung kematian di Desa Batu Badinding, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Minggu (4/10). Dari hasil penyelidikan, diketahui pelaku pembunuhan adalah paman korban.

Pelaku, Lisman (29), kepada aparat Polres Katingan mengaku bahwa dirinya merupakan paman dari korban yang dibunuhnya menggunakan batu dan tombak. Alasannya, korban Hartawan (34) memukul dirinya terlebih dahulu dan menantang untuk berduel dengan membawa senjata tajam berupa pisau.

Di hadapan wartawan, saat jumpa pers di Mapolres Katingan, Selasa (6/10), Lisman menuturkan dirinya terlebih dahulu dipukul oleh korban pada bagian kepala sebanyak dua kali. Namun pemukulan berakhir damai. Namun setelah pulang ke rumah, korban malah menantang tersangka untuk berduel dengan mengacungkan sebuah pisau.

“Saya menyesal atas perbuatan saya, dan saya tahu itu dia (korban) ada hubungan keluarga. Dia merupakan keponakan saya, walau usianya lebih tua. Akan tetapi dalam sisilah keluarga, dia merupakan keponakan. Saat beduel dan saya pukul kepalanya menggunakan batu serta menikamnya menggunakan tombak, dia memang kebal. Namun saya tahu kelemahannya.  Dengan tombak, menikam pada bagian ulu hatinya sehingga tombak beberapa kali bengkok, saya tusukan kembali dan saya tikam sehingga tembus,” kata Lisman, tersangka dari ayah satu orang anak ini.

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah menuturkan, tersangka Lisman (29), warga Desa Batu Badindiding,  telah melakukan pembunuhan pada Minggu (4/10) sekitar pukul 18.00 WIB. Korban bernama Hartawan (34) merupakan warga Desa Mirah Kalanaman. Saat itu korban bekerja di Desa Batu Badinding.

“Awalnya korban bersama tersangka dan teman-temannya, sekitar pukul 10. 00 WIB, berkumpul di rumah tersangka untuk melakukan acara masak bersama sambil minum-minuman jenis baram. Kemudian tidak berapa lama, korban sempat ribut dengan temannya sendiri yakni Odong, namun sempat dilerai oleh tersangka. Kemudia situasi mulai memanas antara korban dan Odong, tersangka mengantar korban pulang ke rumah Robin,” kata AKBP Andri.

Saat tersangka berpamitan pulang setelah mengantar korban, korban malah memukul tersangka di bagian kepala sebanyak dua kali. Mendapat pukulan di kepala, tersangka langsung mengambil papan yang ada di sekitar rumah Robin untuk memukul korban. Perkelahian tersebut sempat dilerai oleh Robin, dan pelaku pulang ke rumahnya.

Ternyata saat tersangka pulang, korban malah  mendatangi rumah tersangka dengan membawa sebilah pisau dan  memukul garasi rumah pelaku dengan mengajak tersangka untuk berduel dengan tersangka. Tersangka keluar sambil membawa tombak atau lunju dan terjadi perkelahian. Tersangka memukul tangan korban sehingga pisau koban terlepas.

“Korban lari namun dikejar tersangka hingga di depan Pustu Desa Batu Badinding. Mereka berkelahi dalam kubangan lumpur, tersangka memukul dengan batu dan mencekik korban hingga tidak bisa bergerak. Melihat korban tidak dapat melawan, tersangka kembali mengambil batu belah dan memukul kembali ke bagian kepala. Dari hasil visum korban didapat tiga luka yang diakibatkan oleh tombak dua di leher,  satu diulu hati dan tersangka dalam memukul korban menggunakan tujuh buah batu belah,” terang AKBP Andri.

Pasal yang dikenakan kepada tersangka, kata AKBP Andri, yakni pasal 338 terkait pembunuhan dengan ancaman paling lama 15 tahun, sub pasal 354 ayat 2 yakni penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun, sub pasal 531 ayat 3 KUHPidana penganiayaan yang mengakibatkan krmatian ancaman paling lama 7 tahun.  c-sus

 

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas