Pengaruh Miras, 2 Sekawan Duel Maut

  • Whatsapp
Pengaruh Miras, 2 Sekawan Duel Maut
TEWAS- Korban saat berada di ruang jenazah Puskesmas dengan kondisi tubuh penuh lumpur dan luka akibat pukulan batu dan tombak. TABENGAN/SUSENO
iklan atas

KASONGAN/tabengan.com- Akibat pengaruh minuman keras membuat orang menjadi tidak dapat mengontrol kesadarannya, bahkan bisa membunuh. Seperti yang terjadi di Desa Batu Badinding, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, 2 sekawan berduel di lumpur bekas genangan banjir sampai tewas. Sekujur tubuh korban dipenuhi tusukan senjata tajam jenis tombak.

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah SIK melalui Kapolsek Katingan Tengah Ipda Bahrul Ilmi membenarkan adanya kasus perkelahian berujung pembunuhan pada Minggu (4/10) sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa terjadi di salah satu rumah warga Desa Batu Badinding saat acara masak-masakan sambil minum minuman keras jenis baram.

“Saat itu berawal ketika Lisman (30) yang bekerja sebagai pendompeng (penyedot emas) bersama Hartawan (34) yang juga bekerja sebagai pendompeng bersama 4 orang temannya yakni Robin, Odong, Erik dan Adut sedang melakukan acara masak-masak sambil minum minuman keras jenis baram di rumah Lisman. Selang beberapa lama, Hartawan (korban) sempat cekcok mulut dengan Odong, namun dilerai Lisman (pelaku),” kata Bahrul, Senin (5/10).

Melihat situasi kembali memanas antara Odong dan korban, lanjut Bahrul, tersangka Lisman mengantar korban pulang ke rumah Robin untuk istirahat, karena rumah pelaku dan rumah Robin cukup dekat. Pelaku lalu berpamitan pulang setelah mengantar korban, namun pelaku malah kena pukul di bagian kepala oleh korban sebanyak 2 kali.

Lanjut Bahrul, mendapat pukulan di kepala, pelaku langsung mengambil papan yang ada di sekitar rumah Robin untuk memukul korban, tapi perkelahian tersebut sempat dilerai oleh Robin. Pelaku kemudian pulang ke rumahnya. Selang beberapa saat, korban mendatangi rumah pelaku dengan membawa sebilah pisau dan  memukul garasi rumah pelaku dengan mengajak pelaku untuk berduel.

“Melihat korban membawa pisau dan mengajak berduel, maka tersangka mengambil tombak untuk memukul korban, sehingga pisau yang ada di tangan korban terlepas. Korban berlari, namun dikejar pelaku hingga di depan Puskesmas Pembantu Batu Badinding RT 02, korban dan pelaku akhirnya berduel di kubangan lumpur bekas banjir dengan menggunakan tangan kosong,” terang Bahrul.

Dikatakan Bahrul, saat duel tersebut korban dicekik oleh pelaku hingga tidak bisa bergerak lagi dan mengambil batu kali yang ada di sekitar TKP untuk memukul kepala korban berkali-kali. Setelah korban tidak bisa bergerak, pelaku kembali memukul kepala dan dada korban. Melihat korban masih bergerak, pelaku mencari tombaknya yang terlepas saat mengejar pelaku.

“Setelah menemukan tombaknya pelaku menghampiri korban yang sudah  tidak berdaya dengan menusuk leher dan bagian dada serta bagian lainnya yang membuat korban tewas di TKP. Melihat korban sudah tewas pelaku kabur, namun sekitar pujul 20.00 WIB pelaku berhasil diamankan oleh anggota Polsek Katingan Tengah di rumah Ketua RT 01 Desa Batu Badinding karena saat itu pelaku berencana untuk menyerahkan diri ke Kapolsek Katingan Tengah,” terang Bahrul.

Bahrul mengatakan, pihaknya sudah mengamankan pelaku dengan barang bukti berupa satu buah tombak, 7 buah bongkahan batu belah dan celana jeans. c-sus

iklan atas

Pos terkait

iklan atas