Program Mentoring Mahasiswa Papua di Kalteng Diluncurkan

  • Whatsapp
Program Mentoring Mahasiswa Papua di Kalteng Diluncurkan
PROGRAM MENTORING - Stafsus Presiden Billy Mambasar Didampingi Rektor UPR, Disambut Tari Khas Papua Ketika Sambangi Asrama Himapa UPR, Kamis (1/10) sore.TABENGAN/ISTIMEWA
iklan atas

*Stafsus Presiden Bersama Dirjen Otda Kemendagri
PALANGKA RAYA/tabengan.com – Sebagai upaya dalam mengenalkan program Para-Para Papua, yang bertujuan untuk mendorong terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dari Bumi Cendrawasih, Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar mengunjungi mahasiswa Afirmasi Papua di Kota Palangka Raya, Kamis (1/10) sore.

Program Para-Para Papua adalah program mentoring dan coaching yang merupakan inisiasi serta dukungan dari Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian dalam Negeri (Kemendagri).

Program ini dilaksanakan oleh profesional muda Papua dari berbagai background, guna pengembangan diri bagi mahasiswa Papua selama berkuliah di berbagai daerah, baik di dalam dan luar negeri, maupun yang telah usai mengikuti jenjang perkuliahan.

Dihadapan puluhan mahasiswa Afirmasi Papua di Asrama Himpunan Mahasiswa Papua (Himapa) Universitas Palangka Raya (UPR), Billy mengatakan, pihaknya akan terus mendukung dan membuka komunikasi seluas-luasnya untuk mencari solusi dalam permasalahan yang sedang dihadapi oleh para mahasiswa Papua.

“Kami ingin membangun optimisme kepada mereka, dan berharap penuh pengembangan SDM di Papua guna mendorong NKRI lebih baik, merata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pola membangun Indonesia,” terangnya.

Pria yang menjadi Duta Sustainable Development Generations atau SDG’s Indonesia ini terus memberikan motivasi dan semangat bagi mahasiswa dan mahasiswi Papua yang tetap mengikuti perkuliahan di masa pandemi Covid19, sembari berbagi pengalaman kepada mereka.

Lulusan S2 Oxford University Inggris ini juga berpendapat, Papua membutuhkan SDM yang unggul untuk mengelola sumber daya alam (SDA) Papua yang sangat kaya. Oleh karena itu, pihaknya bersama dengan tim juga akan terus mendukung dan membuka komunikasi seluas-luasnya, serta bekerja sama untuk terus mencari solusi dalam permasalahan yang sedang dihadapi oleh para mahasiswa Papua saat menempuh pendidikan.

“Saya berharap kedepannya adik-adik ini dapat tetap semangat menjalani program belajarnya, menyelesaikan program studinya dengan sukses, dan dapat kembali ke tanah kelahiran untuk turut serta mebangun Papua dan Indonesia,” pungkasnya. bob

 

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas