Oknum ASN Tipu Petani Rp308 Juta

  • Whatsapp
Oknum ASN Tipu Petani Rp308 Juta
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com– Satuan Reserse Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menangkap RN, oknum Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kotim karena diduga melakukan penipuan hingga merugikan petani sekitar Rp308 juta.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin mengungkapkan, kasus ini bermula saat korban Ardiansyah datang ke Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kotim tempat tersangka bertugas untuk menanyakan bantuan alat-alat mesin pertanian dari pemerintah pusat.

“Saat itu tersangka mengatakan bahwa memang ada bantuan dari pemerintah pusat. Namun, tersangka  minta kepada korban untuk menyetorkan sejumlah uang,” terang Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Abdul Aziz Septiadi dan Kasat Reskrim AKP Zaldy Kurniawan saat ekspos pengungkapan kasus di Mapolres Kotim, Rabu (30/09/2020).

Korban kemudian beberapa kali menyetorkan sejumlah uang kepada tersangka hingga totalnya mencapai Rp308 juta. Kapolres menyebut, semua setoran ada buktinya, baik itu berupa kuitansi maupun slip transfer.

“Setoran uang ini untuk memuluskan dropping alat pertanian itu,” jelasnya.

Lama kelamaan korban curiga, karena alat yang dijanjikan tak kunjung tiba. Korban akhirnya mendatangi Dinas Pertanian untuk menanyakan dan klarifikasi perihal bantuan alat dan mesin pertanian ini.

Betapa terkejutnya korban saat mengetahui ternyata tidak ada bantuan alat dan mesin pertanian dari pusat. Selain itu, nama korban juga tidak direkomendasikan oleh Dinas Pertanian untuk menerima alat dan mesin pertanian, berupa mesin giling padi berukuran besar.

Karena merasa dirugikan, korban akhirnya melaporkan tersangka ke Polres Kotim pada 22 Juli 2020. Setelah melakukan penyelidikan dengan memeriksa sekitar 6 orang saksi, polisi menangkap tersangka. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun pidana penjara.

“Kita masih mendalami kemungkinan adanya korban lain. Sebab itu, kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa pernah menjadi korban penipuan yang dilakukan tersangka, agar melapor ke Polres Kotim,” kata Kapolres. c-arb

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas