Program Strategis Sugianto-Edy Membangun Kalteng

  • Whatsapp
Program Strategis Sugianto-Edy Membangun Kalteng
Pasangan Calon Gubernur Kalteng dan Wakil Gubenur Kalteng, H Sugianto Sabran dan H Edy Pratowo
iklan atas

PALANGKA RAYA– Calon Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran mengungkapkan, masih banyak ide dan gagasan yang selama masa kepemimpinannya bersama Habib Ismail bin Yahya di periode pertama ini belum terealisasikan. Maka, bersama pasangan calon wakilnya H Edy Pratowo di periode kedua ini siap merealisasikannya.

Salah satunya, infrastruktur strategis yang ingin diselesaikan. Jika memang diberikan amanah kembali oleh masyarakat untuk 5 tahun ke depan, maka sebelum periode keduanya berakhir sudah ada 3 pelabuhan utama di Kalteng.

“Sasaran saya berikutnya pada periode kedua pemerintahan saya nanti mendapatkan amanah masyarakat, dalam masa akhir jabatan saya itu sudah ada 3 pelabuhan utama di Kalteng yang selama ini belum ada. Saya menargetkan tahun 2024 nanti harus ada 3 pelabuhan itu,” kata Sugianto, Senin (28/9).

Tiga pelabuhan utama ini rencananya akan berada di wilayah tengah DAS Barito satu, di daerah timur ada satu, dan di Teluk Kumai satu. Kemudian jembatan maupun jalan nasional, Sugianto sudah melakukan komunikasi dengan Kementerian PUPR, dibangun 6 jalan nasional akses tengah tembus Kalbar rencananya 2024 sudah selesai.

Sementara di bidang pendidikan, ada Program Bidik Misi Kalteng Berkah. Rencananya tiap tahun bantu 5.000 orang. Sementara ini yang bisa bantu Rp2 juta, tapi nanti kalau dapat kepercayaan dari masyarakat lagi, rencananya akan naik menjadi Rp7,5 juta bantuan pendidikan.

“Kami rapat dengan perguruan tinggi, mereka mengusulkan anak-anak kita ini kan rata-rata Kalteng itu hanya tamat SMA, atas usulan mereka perguruan tinggi supaya bantu mereka untuk lanjut ke perguruan tinggi. Itu bagaimana pemerintah daerah mendorong dan membiayainya. Ini lagi kami hitung-hitungan, kan tidak juga mereka usulkan langsung diketok anggarannya karena melihat besaran anggaran kita,” imbuh Sugianto.

Di bidang kesehatan, RSUD dr Doris Sylvanus sebagai rumah sakit rujukan, namun Sugianto melihat sarana dan prasarana belum memadai. Untuk itu, saat ini sedang berupaya menyiapkan lahan seluas 500 hektare untuk membangun rumah sakit Tipe A. Nanti di kompleks tersebut dilengkapi dangan tempat tinggal para tenaga kesehatan. Dilengkapi juga dengan tempat helipad. Rumah sakit itu rencananya mengusung konsep smart green, rumah sakit cerdas dan hijau dan saat ini sudah ada desainnya. yml

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas