Langgar Netralitas, 2 ASN Diproses Bawaslu

  • Whatsapp
Langgar Netralitas, 2 ASN Diproses Bawaslu
Ketua Bawaslu Kota Palangka Raya Endrawati
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com– Dua aparatur sipil negara (ASN) diproses Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palangka Raya dalam Pilkada Serentak 2020. ASN asal Pemerintah Kota Palangka Raya tersebut diduga melanggar netralitas saat bermedia sosial dengan mendukung salah satu pasangan calon di Pilgub 2020.

Ketua Bawaslu Kota Palangka Raya Endrawati mengatakan, temuan dugaan pelanggaran netralitas ASN didapati ketika melakukan pengawasan secara tidak langsung di media sosial, Jumat (25/9) lalu. Keduanya telah dipanggil untuk menjalani klarifikasi di Bawaslu Kota Palangka Raya.

“Sesuai tupoksi dan kewenangan kita, maka dilakukan pemeriksaan. Saat ini surat rekomendasi telah kita berikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang akan memberikan sanksi kepada keduanya,” kata Endra saat dikonfirmasi, Senin (28/9) siang.

Netralitas ASN, TNI dan Polri, lanjut Endra, sudah merupakan kewenangan dari Bawaslu untuk melakukan pengawasan. Namun, untuk pemberian sanksi hukuman dilakukan oleh KASN dan akan ditembuskan ke Bawaslu.

Endra menjelaskan, kedua ASN tersebut bukan melanggar kode etik ASN atau pelanggaran pemilihan, namun peraturan tertentu pada ASN.

“Pada gelaran Pilkada beberapa waktu kita juga memberikan surat rekomendasi KASN kepada beberapa ASN yang kedapatan tidak netral saat Pilkada. Untuk itu kita meminta kepada ASN agar berhati-hati saat bermain medsos. Jarimu adalah harimaumu. Jangan berfoto bersama paslon atau memberikan komentar. ASN diberikan hak pilih dalam Pilkada dan bisa menuangkannya pada bilik suara,” tegasnya. fwa

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas