Pendapatan Ojek Online Mulai Ada Peningkatan

  • Bagikan
OJOL-Aditya, seorang pengemudi Ojek Online sedang menunggu pelenggan, belum lama ini. TABENGAN/DANIEL

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Selama pandemi Covid-19 berlangsung, sektor ekonomi kecil yang cukup terdampak salah satunya adalah pelaku usaha ojek online (ojol). Tidak sedikit para pelaku ojek online yang mengeluh di awal-awal terjadinya wabah Virus Corona (Covid-19), oleh karena turunnya pendapatan mereka.

Beruntung,  adanya upaya relaksasi dan restrukturisasi yang diberikan oleh lembaga keuangan dan pembiayaan, dirasakan cukup membawa angin segar bagi para pelaku ojek online untuk dapat terus melakukan usahanya tersebut.

Kini, sekalipun pandemi belum berakhir, armada ojek online masih terus berjuang demi memenuhi kebutuhannya dan bertahan hidup.

Salah satu pengemudi ojek online bernama Aditya Bagaskara mengaku bahwa pendapatannya mulai naik sejak bulan Agustus lalu.  Berbeda dengan pertama kali pandemi Covid-19 melanda dan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemerintah Kota Palangka Raya.

“Alhamdulliah sekarang sudah mengarah ke stabil, pendapatan juga mulai meningkat,” bebernya saat dibincangi Tabengan, Selasa (22/9).

Aditya juga mengaku, dulu diawal pandemi lebih banyak order melalui pemesanan makanan. Tetapi beberapa bulan ini, sudah ada pelanggan order untuk diantar saat bepergian.

Ia berharap pandemi segera berlalu sehingga, baik dirinya dan teman- serta pelaku bisnis yang lainnya juga dapat segera bangkit. dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *