Wacana Peremajaan Taksi Bandara Belum Dapat Terealisasi

  • Whatsapp
Wacana Peremajaan Taksi Bandara Belum Dapat Terealisasi
TAKSI-Tampak beberapa unit taksi bandara yang beroperasi di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Senin (28/09/2020). TABENGAN/YULIANUS
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com-Wacana mengenai peremajaan armada taksi konvensional yang biasa beroperasi di kawasan Bandar Udara (Bandara) Tjilik Riwut, Palangka Raya, belum bisa direalisasi sesuai harapan pihak Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya.

Menurut Ahmad Sutarno,salah satu pengelola taksi yang beroperasi di Bandara Tjilik Riwut, saat dikonfirmasi Tabengan, Senin (28/09/2020), wancana tersebut sudah cukup lama dibahas. Namun hingga kini belum diketahui kapan akan direalisasikan.

Ditambahkan dia, bahwa ada rencana untuk dimasukkan menjadi anggota koperasi Dishub Kota Palangka Raya atau Angkasa Pura.

“Itu masih sebatas wacana, apakah masuk dalam koperasi Dishub atau masuk Angkasa Pura. Tunggu nanti saja kalau sudah fix,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Nasai, seorang pengemudi taksi konvensional Bandara Tjilik Riwut mengatakan, jika dilihat dari fisiknya kendaraan armada taksi konvensional Bandara masih terlihat layak pakai.  Pasalnya tahun produksi kendaraan yang digunakan sebagai armada taksi adalah tahun 2009.

“Paling muda itu tahun 2009, kalau dilihat menurut saya masih layak pakai.  Karena di Banjarmasin saja masih juga dipakai. Kota-kota besar lainnya juga ada yang masih pakai mobil tahun 2009,” tuturnya saat dibincangi Tabengan.

Selanjutnya pengemudi yang mengaku sudah puluhan tahun menjadi mengemudikan taksi jenis sedan di Bandara tersebut mengaku, bila rencana peremajaan taksi konvensional tersebut diharuskan segera tentunya belum bisa dilakukan.

“Khususnya dalam masa pandemi ini belum bisa, karena penumpang pesawat yang datang pun sedikit. Sebagian dijemput keluarga dengan mobil pribadi,” imbuhnya.

Lagi pula ditambahkan dia, jika para pengemudi diminta untuk mengganti unit kendaraanya dan mencicil kendaraan baru, tentunya para pengemudi belum dapat melakukannya.

“Semua ini taksi pribadi, hanya saja bernaung di koperasi. Karena  sekarangkan taksi harus ada badan hukum,” tandasnya. dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas