Dewan Dukung Program 1000 Komputer

  • Whatsapp
Dewan Dukung Program 1000 Komputer
PARIPURNA – Anggota DPRD Kota Palangka Raya Anna Agustina Elsye saat mengikuti pelaksanaan rapat paripurna DPRD, baru-baru ini. TABENGAN/YULIANUS
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin bersama Wakilnya, Umi Mastikah pada tahun 2019 lalu, dirayakan dengan banyak terobosan dan catatan keberhasilan.

Baik dari program inovasi dan program kegiatan setiap SOPD. Salah satunya, peluncuran gerakan 1000 komputer atau digitalisasi pendidikan dan pemberian bantuan operasional sekolah yang merupakan program Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya.

Dan tahun 2020 ini, tepatnya perayaan 2 tahun kepemimpinan Fairid-Umi, program tersebut masih terus dijalankan secara berkelanjutan.

Bahkan pada upacara gabungan sekaligus perayaan 2 tahun pemerintahan, Jumat (25/9) lalu, akan kembali disalurkan bantuan 1.000 unit laptop atau komputer bagi sekolah sebagai upaya pemenuhan sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar.

Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Anna Agustina Elsye menilai program itu sebagai hal positif. Sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemko) dalam bidang pembangunan serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan.

“Pemenuhan dan pemerataan sarana serta prasarana pendidikan di Kota Cantik, masih menjadi persoalan yang secara perlahan kita atasi bersama. Pada hakekatnya, dengan upaya digitalisasi pendidikan ini mampu membuat anak-anak kita melek dan tak tertinggal dalam hal teknologi informasi. Ini salah satu wujud dalam peningkatan mutu kualitas pendidikan kita,” tuturnya, Senin (28/9).

Dengan dikucurkannya program bantuan komputer/laptop, Legislator Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini berharap bantuan tersebut mampu dimanfaatkan pihak sekolah dalam menjalankan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Terlebih saat ini ditiadakan pembelajaran konvensional tatap muka, dampak pandemi Covid-19, sehingga mengharuskan guru-guru mempersiapkan bahan belajar mengajar dan menyerahkannya kepada siswa melalui aplikasi online.

“Bantuan komputer dan laptop ini, tentu akan sangat membantu para guru dan murid dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar online. Kita memahami jika tidak semua sekolah memiliki sarana dan prasarana yang lengkap. Namun di satu sisi kita dituntut untuk bisa melaksanakan kegiatan PJJ ini. Kita harapkan program bantuan tersebut bisa memaksimalkan pembelajaran bagi anak didik kita,” ujarnya.rgb

 

 

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas