Covid-19 di Kobar Melonjak 512 Kasus

  • Whatsapp
Covid-19 di Kobar Melonjak 512 Kasus
Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr Fahruddin
iklan atas

PANGKALAN BUN/tabengan.com– Kasus Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tiba-tiba melonjak. Berdasarkan hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) 25-26 September 2020, didapati penambahan jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 42 kasus. Totalnya menjadi 512 kasus pada Minggu (27/09/2020).

Menurut Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr Fahruddin, penambahan 42 kasus positif Covid-19 itu berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium PCR RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya dan PCR RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

“Laboratorium PCR di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun sempat terkendala selama 2 hari tidak bisa melakukan pemeriksaan, disebabkan oleh habisnya reagen atau bahan yang digunakan untuk pemeriksaan, maka kami pun menggunakan fasilitas laboratorium PCR RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya,” jelas Fahruddin, Minggu.

Menurutnya, jumlah penambahan 42 kasus merupakan hasil paling banyak yang ditemukan dalam 1 kali proses pemeriksaan sampel swab suspect Covid-19. Bahkan, dalam kurun  waktu 3 bulan ini, baru kali ini  hasilnya terbanyak yang ditemukan dalam 1 kali proses pemeriksaan di laboratorium.

Fahruddin merincikan, kasus Covid-19 di Kobar berjumlah 512, pasien dalam perawatan 88 orang, pasien yang sembuh 420 orang, dan meninggal dunia 4 orang.

“Hingga saat ini hanya Kecamatan Arut Utara yang masih aman dari Covid-19. Sementara, Kecamatan Arut Selatan yang paling tinggi terdapat kasus Covid-19 ada penambahan 31 kasus, sehingga berjumlah 369 kasus,  dalam perawatan 74 kasus, pasien yang sembuh 292 orang, dan meninggal dunia 3 orang,” terangnya.

Untuk Kecamatan Kotawaringin Lama ada penambahan 1 orang pasien positif Covid-19, sehingga jumlahnya 21 kasus, dalam perawatan 4 orang, pasien yang sembuh 17 orang.

Kecamatan Kumai, ada 8 kasus penambahan, totalnya menjadi 66 kasus, pasien dalam perawatan 8 orang, sembuh 57 orang dan 1 orang meninggal dunia.

Kecamatan Pangkalan Banteng, ada penambahan 1 kasus, sehingga totalnya 17 kasus, pasien yang dirawat 1 orang, pasien yang sembuh 16 orang. Kecamatan Pangkalan Lada, ada penambahan 1 kasus, totalnya 36 kasus, pasien dalam perawatan 1 orang dan 35 orang telah dinyatakan sembuh.

“Mengingat terbatasnya daya tampung tempat perawatan pasien positif Covid-19 yang ada di 3 tempat yaitu RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, RS Muhammadiyah dan Gedung LPTQ, maka pasien positif Covid-19 yang dirawat hanya dengan gejala yang agak berat,” ujarnya.

Selanjutnya, bagi  pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang gejalanya ringan, maka yang bersangkutan diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. c-uli

iklan atas

Pos terkait

iklan atas