Srikandi di Balik Sukses Ben-Ujang

  • Whatsapp
Srikandi di Balik Sukses Ben-Ujang
Ary Egahni Ben Bahat & Yustina Ismiati Ujang Iskandar
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com- Keberhasilan Ben Brahim Sion Bahat-Ujang Iskandar (Ben-Ujang) tidak lepas dari kehadiran pasangan masing-masing, yakni Ary Egahni Ben Bahat dan Yustina Ismiati Ujang Iskandar. Ary Egahni dan Yustina Ismiati menunjukkan kepiawaian dalam berpolitik yang mampu diwujudkan dengan duduk sebagai legislator dan senator di parlemen.

Ben Brahim S Bahat mampu sukses sebagai Bupati Kapuas selama 2 periode, demikian pula dengan Ujang Iskandar yang mampu menjadi Bupati Kotawaringin Barat selama 2 periode, tidak lepas dari kontribusi kedua srikandi ini dalam menghantarkannya.

Tidak itu saja, perolehan suara yang dihasilkan kedua srikandi ini cukup signifikan. Bahkan, Kalteng mengutus Ary Egahni sebagai satu-satunya legislator perempuan di Senayan, dan Yustina Ismiati satu-satunya senator di parlemen. Ary Egahni dan Yustina sepakat, keberhasilan sampai duduk di parlemen tidak lepas dari komunikasi yang baik antara suami dan istri.

Ary Egahni mengatakan, keinginan suami untuk masuk dalam bidang politik tentu sudah dengan pertimbangan yang sangat matang. Apa yang menjadi keinginan suami, sudah tentu istri wajib untuk tunduk dan mengikuti. Namun, semua itu tidak serta merta langsung diputuskan begitu saja, ada semacam perbincangan kecil dalam keluarga untuk memutuskannya.

”Tunduk pada suami, itu memang menjadi hukum dalam pernikahan. Keputusan ikut ambil bagian dalam politik diambil dalam sebuah diskusi keluarga yang disebut komunikasi. Komunikasi dengan keluarga inilah yang menjadi faktor penentu bagaimana sampai sekarang ini pak Ben mampu sukses di bidang politik, khususnya menjabat sebagai Bupati Kapuas selama 2 periode,” kata Ary Egahni, di Palangka Raya, Jumat (25/9).

Intinya, tegas Ary Egahni, berbagai hal yang penting untuk diputuskan diawali dengan adanya komunikasi dalam keluarga. Komunikasi sangat penting, sehingga apa yang dihasilkan nantinya sudah menjadi kesepakatan dan tanggung jawab bersama. Bagaimanapun, komunikasi menjadi sangat penting, dan menjadi kunci sebuah kesuksesan.

Senada dengan Ary Egahni, Yustina Ismiati sangat setuju bahwa keberhasilan di bidang politik merupakan buah dari komunikasi yang baik dan terbuka. Masalah yang sulit, bahkan mungkin tidak ada jalan keluar, ketika dikomunikasikan tentunya membuahkan solusi terbaik. Karena itu, komunikasi yang baik sangat menentukan dalam sebuah kesuksesan.

“Ada cerita, saat itu dihadapkan pada cukup banyaknya masukan dari masyarakat agar Bapak ikut ambil bagian dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Kotawaringin Barat. Bagi kita saat itu, politik bukanlah sebuah pilihan, sebab menjadi pengusaha sudah lebih dari cukup. Desakan dan permintaan masyarakat yang sangat banyak, membuat Bapak menjadi bimbang antara maju atau tidak,” jelas Yustina.

Di sinilah fungsinya komunikasi, ungkap Yustina, karena tidak ditemukan solusi apa yang harus dilakukan. Komunikasi yang dilakukan diputuskan, keluarga merestui untuk ikut ambil bagian, namun dengan catatan ada petunjuk dari para orang tua. Hasil komunikasi dengan para orang tua dan tokoh, diputuskan bapak ikut dalam pilkada. Inilah peranan dan fungsi penting sebuah komunikasi. ded

iklan atas

Pos terkait

iklan atas