BEN-UJANG VS SUGIANTO-EDY, SAH! BERTARUNG DI PILGUB

  • Whatsapp
BEN-UJANG VS SUGIANTO-EDY, SAH! BERTARUNG DI PILGUB
PENETAPAN- Penandatanganan serah terima dan berita acara SK penetapan paslon Bupati dan Wabup Kotim kepada salah satu tim paslon, Rabu (23/9). Dan foto Ketua KPU Kalteng Harmain. TABENGAN/MAYA SELVIANI/ISTIMEWA
iklan atas

PENETAPAN- Penandatanganan serah terima dan berita acara SK penetapan paslon Bupati dan Wabup Kotim kepada salah satu tim paslon, Rabu (23/9). Dan foto KPU Kalteng Harmain. TABENGAN/MAYA SELVIANI/ISTIMEWA

**KPU Kotim Tetapkan 4 Paslon Pilbup
PALANGKA RAYA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi menetapkan Ben Brahim Sion Bahat-Ujang Iskandar (Ben-Ujang) dan Sugianto Sabran-Edy Pratowo (Sugianto-Edy) sebagai pasangan calon (paslon) yang bertarung dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalteng tahun 2020.

“Diputuskan dalam rapat pleno KPU Kalteng, dan telah ditetapkan dengan keputusan KPU Kalteng Nomor: 42/PL.02.3-Kpt/62/Prov/IX/2020 tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Tahun 2020, tanggal 23 September 2020,” kata Ketua KPU Kalteng Harmain, Rabu (23/9).

Harmain menyampaikan, penetapan kedua paslon ini berdasarkan syarat pencalonan dan syarat calon yang diserahkan oleh kedua paslon. Formulir berita acara pendaftaran dan Model TT.1-KWK dan Lampiran Model TT.1-KWK masing-masing bakal paslon.

Kemudian, lanjut Harmain, Model TT.2-KWK dan Lampiran Model TT.2-KWK bakal paslon atas nama Ir Ben Brahim S Bahat MM MT dan Dr H Ujang Iskandar ST MSi pada Selasa (15/9), pukul 14.00 WIB. Model BA.HP-KWK dan lampiran Model BA.HP-KWK masing-masing bakal paslon pada 12 September 2020.

Harmain menjelaskan, Model BA.HP perbaikan-KWK dan Lampiran Model BA.HP perbaikan-KWK bakal paslon atas nama Ir Ben Brahim S Bahat MM MT dan Dr H Ujang Iskandar ST MSi tanggal 22 September 2020.

Penetapan sudah dilakukan, kata Harmain, dilanjutkan dengan pengundian dan pencabutan nomor urut pasangan calon yang dilaksanakan di Swiss-Bel Hotel Palangka Raya, pada Rabu (23/9), di Palangka Raya. Mengingat kapasitas ruangan yang sangat terbatas, dan penerapan protokol kesehatan maka peserta yang ada jumlahnya terbatas.

“Jumlah peserta keseluruhan yang diperkenankan masuk dalam ruangan hanya berjumlah keseluruhan 75 orang. Setiap yang masuk, wajib menunjukkan hasil rapid test kepada panitia. Rapid test ini menjadi syarat dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 di Kalteng,” tutup Harmain.

Pilkada Kotim
KPU Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menetapkan 4 paslon Bupati dan Wakil Bupati Kotim untuk mengikuti Pilkada pada 9 Desember mendatang, Rabu.

Keputusan penetapan paslon tersebut tertuang dalam Surat Keputusan KPU Kotim Nomor 172 tentang Penetapan Paslon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kotim tahun 2020. Sebelumnya KPU Kotim telah melakukan verifikasi dokumen perbaikan yang dilaksanakan sejak 19-22 September.

Ketua KPU Kotim Siti Fathonah Purnaningsih mengatakan, ke-4 paslon yang ditetapkan adalah Suprianti dan M Arsyad dengan total dukungan 9 kursi, Halikinnor dan Irawati sebanyak 13 kursi, M Rudini Darwan Ali dan Samsudin 8 kursi, serta HM Taufiq Mukri dan Supriadi 10 kursi.

“Dengan telah ditetapkan maka keempat paslon telah resmi sebagai calon Bupati dan Wabup,” ucapnya, Rabu.

Karena telah ditetapkan, kata Siti, tahapan selanjutnya para paslon akan melakukan pengundian nomor urut peserta pada Kamis (24/9), di Aquarius Boutique Hotel.

Komisioner KPU Kotim Benny Satia menambahkan, teknis pengundian nomor peserta paslon wajib hadir. Selain itu, juga tim kampanye, partai politik dan Bawaslu Kabupaten. Paslon dan tim yang hadir jumlahnya akan dibatasi maksimal 15 orang. Para paslon saat di dalam ruangan juga akan diberi jarak 2 meter.

“15 orang itu sudah termasuk dengan paslon. Ketika memasuki ruangan peserta yang hadir wajib menggunakan kartu identitas, termasuk juga instansi terkait,” terangnya.

Dari jumlah yang dibatasi tersebut, kata Benny, itulah yang diharapkan hadir baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kerumunan massa di lokasi acara. Pihaknya juga akan memanfaatkan media sosial untuk live streaming supaya tim yang tidak hadir dalam kegiatan bisa melihat langsung di tempat lain. ded/c-may

iklan atas

Pos terkait

iklan atas