PERINGATAN BMKG – WASPADA BENCANA SELAMA PANCAROBA 

  • Whatsapp
PERINGATAN BMKG - WASPADA BENCANA SELAMA PANCAROBA 
Kepala Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya Catur Winarti
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat untuk mewaspadai terjadinya cuaca ekstrem selama masa pancaroba di wilayah Kalteng, termasuk Kota Palangka Raya.

Kepala Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya Catur Winarti mengatakan, BMKG dalam rilisnya mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun 2020/2021. Diprediksi sebagian besar Zona Musim (ZOM) wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan, mulai akhir Oktober-November 2020.

Ia membeberkan, selama September-Oktober ini, periode peralihan musim (pancaroba) dari kemarau ke penghujan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia, termasuk di Kalteng. Kondisi hujan tidak merata terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat.

BMKG memprediksikan dalam periode sepekan ke depan, khususnya di Palangka Raya, kondisi cuaca berawan hingga hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi untuk periode 23-29 September 2020. Suhu berkisar antara 24-33 derajat celcius dan kecepatan angin rata-rata 10 Km/jam serta kelembaban 65-95 persen.

“Dengan tingginya intensitas hujan di Palangka Raya dan hampir seluruh wilayah Kalteng, masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, kilat dan petir serta pohon tumbang,” ungkap Catur kepada Tabengan, Rabu (23/9).

Untuk prakiraan cuaca tanggal 24-25 September, ia mengimbau semua pihak waspada terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah Kabupaten Lamandau, Kotawaringin Timur, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, dan Kota Palangka Raya.

“Untuk tanggal 25-26 September pagi, kami ingatkan untuk waspada adanya potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang yang dapat terjadi di hampir seluruh wilayah Kalteng. Juga kami mengimbau agar dapat waspada terhadap potensi tinggi gelombang berkisar antara 1,25-2,00 meter di wilayah Perairan Selatan Kalteng. Masyarakat harus berhati-hati ketika beraktivitas di laut,” ingat Catur.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya membuka layanan informasi 24 jam dan dapat menghubungi ke nomor telepon 082154096727, Website di laman stamet.tjilikriwut.bmkg.go.id, media sosial BMKG Kalteng, ataupun mengunduh aplikasi mobile apps INFO BMKG di Appstore dan Playstore.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengingatkan masyarakat Kota Cantik untuk selalu waspada dan mengurangi aktivitas di luar rumah saat hujan.

“Untuk kondisi seperti ini, keadaan cuaca yang tidak menentu. Betul kemarau namun kemarau basah dan hujan yang turun pun ekstrim sifatnya, dimana disertai petir dan angin kencang. Masyarakat kami minta agar selalu waspada,” kata Emi.

Selain itu, kondisi pohon yang berusia tua dan rawan tumbang masih banyak di Kota Palangka Raya. Meski demikian, dinas terkait terus melakukan perawatan, pergantian hingga penebangan guna menjaga penghijauan dan keselamatan masyarakat.rgb

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas