Disnaker Bantah Buka Pendaftaran Transmigrasi

  • Whatsapp
Disnaker Bantah Buka Pendaftaran Transmigrasi
KETERANGAN – Kepala Disnaker Kalteng, Syahril Tarigan ketika menyampaikan penjelasan terkait adanya informasi pembukaan pendaftaran peserta transmigrasi, di kantornya, Selasa (22/9). Dia memastikan informasi yang beredar luas dimasyarakat tersebut tidak benar alias hoaks. TABENGAN/SEGAH
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Kalimantan Tengah (Kalteng), Syahril Tarigan membantah terkait beredarnya informasi pembukaan pendaftaran untuk calon peserta transmigrasi di Bumi Tambun Bungai. Pasalnya, dengan beredarnya kabar tidak jelas atau hoaks tersebut, sejumlah masyarakat sudah mendatangi Disnaker untuk mendaftarkan diri.

Dalam informasi yang diedarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab tersebut, berbunyi, “Bagi anda yang berminat untuk bertransmigrasi dapat melengkapi persyaratan sebagai berikut, Warga Negara Indonesia (Diutamakan keluarga prasejahtera), Berkeluarga (dibuktikan dengan Surat Nikah dan Kartu Keluarga), Memiliki KTP yang masih berlaku, Berusia 18- 50 Tahun, Berbadan sehat, Belum mempunyai lahan.

Kemudian dilengkapi dengan Cara Pendaftaran, yakni Datang langsung ke kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah Jalan Yos Sudarso No.2, Palangka, Kecamatan. Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah 73112, IndonesiaPhone: +625363221703 Menyerahkan Fotocopy KTP yang masih berlaku, Fotocopy Kartu Keluarga dan Buku Nikah.

Kabar tersebut beredar di masyarakat melalui media sosial (Medsos), bahkan disebarkan melalui berbagai group medsos. Syahril memastikan bahwa adanya kabar tersebut tidak benar atau hoaks.

“Jadi untuk transmigrasi itu usulannya datang dari kabupaten/kota. Sampai saat ini usulan tersebut tidak ada, bagaimana biasa ada pendaftaran peserta transmigrasi, artinya kabar yang beredar itu adalah hoaks,” kata Syahril saat dibincangi wartawan, di kantornya, Selasa (22/9).

Dikatakannya, dengan beredarnya informasi tersebut, sudah ada sejumlah masyarakat yang sudah mendatangi Kantor Disnakertrasn Kalteng. Bahkan masyarakat yang datang membawa sejumlah berkas persyaratan seperti tertera dalam informasi yang disebarkan untuk mendaftarkan diri di Disnaker Kalteng.

“Kami perlu menegaskan, bahwa sampai saat ini tidak ada pembukaan penaftaran transmigrasi untuk Kalteng,” tegasnya.

Dia juga menegaskan kepada seluruh masyarakat, bila ada menerima informasi tersebut, jelas itu tidak benar. Walaupun informasi yang disebar itu disampaikan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), ataupun Disnakertrans Kalteng serta dari Kabupaten/Kota.

Dia juga menjelaskan, alur program transmigrasi, selalu berdasarkan usulan kabupaten/kota. Usulan tersebut pun harus dilengkapi dengan berbagai kajian dan pertimbangan yang tidak sembarangan. Bahkan lokasinya penempatan peserta transmigrasi harus sudah jelas dan terperinci.

Kemudian, pemerintah kabupaten/kota menyampaikan usulan tersebut ke pemerintah provinsi. Pemerintah Provinsi pun masih melihat dan mempelajari usulan tersebut sebelum dilanjutkan ke pemerintah pusat.

“Sampai sekarang kami belum ada menerima usulan dari kabupaten/kota. Jadi, kami harap masyarakat tidak mengikuti dan langsung percaya jika ada informasi terkait telah dibukanya pendaftaran peserta transmigrasi, karena sama sekali belum ada pembukaan penerimaan transmigrasi di Kalteng,” pungkasnya. sgh

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas