Media Diharap Mengedukasi Industri Jasa Keuangan ke Masyarakat

  • Whatsapp
Media Diharap Mengedukasi Industri Jasa Keuangan ke Masyarakat
SILATURAHMI-Kepala OJK Kalteng Otto Fitriandy bersama sejumlah Pimpinan Himbara dan lembaga non bank lainnya melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor HU Tabengan, Selasa (22/9). TABENGAN/YULIANUS
iklan atas

PALANGKA RAYA-Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Otto Fitriandy bersama sejumlah pimpinan cabang Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) dan lembaga non bank, melakukan silaturahmi ke Kantor Harian Umum (HU) Tabengan di Jalan Adonis Samad, Selasa (22/9).

Beberapa pimpinan cabang perbankan dan lembaga non bank yang ikut menghadiri silaturahmi, antara lain Pimpinan Cabang Bank Mandiri, BNI, Bank Kalteng, BPJamsostek, Pimpinan FIF dan Kepala Taspen.

Rombongan yang dipimpin oleh Kepala OJK Kalteng, Otto Fitriandy tiba di halaman Kantor HU Tabengan, dengan disambut hangat oleh Pimpinan HU Tabengan, Andrey L. Narang, Pimpinan Redaksi Victor Giroth, jajaran manager serta jajaran Redaksi lainnya.

Rombongan yang dipimpin Kepala OJK Provinsi Kalteng ini juga berkesempatan melihat-lihat berbagai fasilitas mesin yang digunakan HU Tabengan untuk mencetak koran serta mendengar penjelasan proses pengolahan berita di ruang redaksi hingga menjadi koran.

Dalam kesempatan itu, Otto Fitriandy mengajak media Tabengan dapat mendukung edukasi ke masyarakat berkaitan dengan industri jasa keuangan. Dimana selama ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana peran industri jasa keuangan dalam mendukung pembangunan.

Kepala OJK Kalteng yang terbilang cukup akrab dengan media ini juga mengharapkan ada pemberitaan-pemberitan mengenai ekonomi dan bisnis yang sifatnya banyak mengulas industri jasa keuangan.

“Berdasarkan survei literasi 34 persen pemahaman produk/jasa keuangan dan inklusi 74 persen akses yang sudah dimiliki oleh masyarakat akan produk jasa keuangan keuangan 2019 di Kalteng. Sementara di nasional tingkat inklusi 78 persen dan literasi 37-38 persen,” beber Otto.

Otto menambahkan dari 74 persen masyarakat yang mengerti yang sudah memiliki akses keuangan, hanya 34 persen dari produk dan jasa keuangan yang mereka miliki.

Sementara itu, Pimpinan Umum HU Tabengan Andrey L Narang mengapresiasi kunjungan silahturahmi dari OJK Kalteng dan para pimpinan cabang Himbara serta lembaga non bank tersebut.

“Saya berharap pertemuan ini dapat meningkatkan kerja sama antara industri media dengan industri jasa keuangan,” ujar Andrey.

Di tempat yang sama, Manager Keuangan HU Tabengan, Abadi Undjung menambahkan bahwa eksistensi Tabengan adalah sebagai sarana memberikan informasi timbal balik kepada masyarakat.

Oleh karena itu ujarnya, industri jasa keuangan dapat bergandengan tangan dengan media dalam hal informasi dan edukasi terkait hal ekonomi bisnis. Khususnya di tengah pandemik ini agar masyarakat dan pelaku usaha tetap optimis. dsn

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas