Terbukti Simpan Sabu dan Ekstasi, Oknum Bidan Divonis 6 Tahun

  • Whatsapp
Terbukti Simpan Sabu dan Ekstasi, Oknum Bidan Divonis 6 Tahun
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com- Rusmintari alias Tari selaku terdakwa perkara narkotika pasrah mendapat vonis pidana selama 6 tahun dan denda Rp8 miliar subsidair 1 bulan penjara dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palangka Raya, Selasa (22/9/2020).

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana memiliki atau menyimpan narkotika golongan I,” sebut Hakim Ketua Majelis, Zulkifli.

Bidan yang bekerja sebagai pegawai kontrak Dinas Kesehatan tersebut terbukti membeli narkotika jenis sabu seberat 0,2 gram dan 5 pil ekstasi seberat 25,1 gram.

Perkara berawal ketika Tari mendapat telepon dari seseorang yang hendak memesan sabu dan pil ekstasi, Kamis (16/4/2020). Tari menyanggupi permintaan tersebut lalu menemui Amang di komplek Ponton untuk membeli satu paket sabu seharga Rp400.000 dan 5 butir pil ekstasi seharga Rp2 juta.

Setelah memasukkan sabu dan ekstasi ke dalam tas, Tari bergegas pergi. Tari sedang berada di tempat temannya saat Deni menelpon dan memesan dua butir pil ekstasi. Mereka sepakat untuk bertemu dan bertransaksi di Jalan Temanggung Tilung IV.

Tari meminta temannya, Hadi Wijaya mengantarnya ke ATM BRI Jalan RTA Milono. Saat di tengah perjalanan, mendadak Tari menyuruh Hadi supaya lebih dulu singgah di Jalan Temanggung Tilung IV. Depan sebuah barak, Tari menyuruh Hadi berhenti dan menunggu di mobil. Tari kemudian turun dari mobil dan hendak mencari Deni di barak tersebut.

Baru saja sampai di halaman barak, langkah Tari terhenti karena sejumlah anggota Satresnarkoba Polresta Palangka Raya menyergapnya. Dari dalam tas Tari, polisi menemukan satu paket sabu dan 5 butir pil ekstasi. Perbuatan Tari menyebabkannya terjerat pidana dalam Pasal 112 ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. dre

iklan atas

Pos terkait

iklan atas