Tim Reaksi Cepat Siap Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
Tim Reaksi Cepat Siap Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan
ROMPI - Sekda Kalteng Fahrizal Fitri memasang rompi tim reaksi cepat penindak pelanggaran protokol kesehatan Covid-19, di Halaman Mapolda Kalteng, Senin (21/9). TABENGAN /HUMPROV
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com  – Ini peringatan bagi  yang tidak mematuhi serta peduli dengan penerapan protokol kesehatan. Baru-baru ini, Pemprov bersama Polda melaunching Tim Reaksi Cepat Penindak Protokol Kesehatan Covid-19.

Sekda H Fahrizal Fitri yang mewakili Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo melaunching tim tersebut, di Lobby Mapolda Kalteng, Senin (21/9).

Bersamaan dengan kegiatan tersebut, maka jajaran tim yang sudah terbentuk mulai bergerak di lapangan. Untuk wilayah pengecekan sarana dan prasarana (sarpras), jajaran tim akan menyisir ke kawasan Pasar Rajawali, Pasar Kahayan, sepanjangan Jalan Rajawali, perkantoran serta took-toko di kawasan Jalan A Yani, Yos Sudarso dan G Obos.

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri mengapresiasi serta mendukung adanya tim reaksi cepat tersebut. Apalagi Pergub Kalteng No 43/2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid 19 sudah dilakukan sejak 14 Agustus 2020, dengan dasarnya instruksi presiden No 6/2020 serta Instruksi Menteri Dalam Negeri No 4/2020.

Untuk ruang lingkup pergub  meliputi monitoring serta evaluasi, sanksi, sosialisasi, partisipasi dan pendanaan. Dalam aturannya, setiap orang wajib melakukan 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan (menggunakan sabun melalui air mengalir), menjaga jarak (pembatasan interaksi fisik hingga peningkatan daya tahan tubuh, berdasarkan Pola Hidup Bersih Sehat) dan menghindari kerumunan, ujarnya.

Menyangkut sanksi yang diterapkan apabila melanggar ketentuan pada protokol kesehatan, disebutkan ada beberapa kategori. Sebut saja denda paling banyak Rp 250 ribu dan kerja sosial menyapu jalan umum, dengan waktu paling sedikit dua jam, paling lama satu minggu setiap harinya, bagi mereka yng melanggar berulang kali.

Sementara itu Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo melalui Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan menuturkan, saat ini trend Covid-19 di lapangan masih terus mengalami peningkatan. Maka untuk implementasi serta percepatan penanganan itu, maka dilakukan launching tim reaksi cepat tersebut.

Dirinya menegaskan, launching ini juga upaya mengedukasi masyarakat, untuk lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan, disaat pandemik saat ini. drn

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas